Bukan Lagi Khoirudin, Ini Sosok Calon Ketua DPRD DKI Jakarta yang Baru

Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta menyetujui pergantian Ketua DPRD dari Khoirudin.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 30 April 2026, 15:27 WIB
Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, di mana salah satu agendanya membahas pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Winda Nelfira).

Liputan6.com, Jakarta - Khoirudin, Politikus PKS ini tak lagi menjabat sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta, usai mayoritas anggota dewan menyetujui pergantiannya dalam rapat paripurna, Kamis (30/4/2026).

Sebanyak 83 orang hadir dalam rapat tersebut atau sekitar 78 persen dari total peserta, sehingga telah memenuhi kuorum.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah menjelaskan, usul pergantian pimpinan DPRD didasarkan pada ketentuan perundang-undangan, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 serta Tata Tertib DPRD DKI Jakarta. Selain itu, dia juga membacakan Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat PKS tertanggal 2 April 2026.

Ima lantas meminta persetujuan peserta rapat. Para anggota dewan yang hadir pun menjawab serempak setuju, yang kemudian disahkan dengan ketukan palu sidang. 

Selanjutnya, ia mengumumkan nama pengganti yang diusulkan PKS, yakni Suhud Alynudin.

 

"Kami umumkan usul pergantian Saudara Drs. H Khoirudin, M.Si. digantikan oleh Saudara Suhud Alynudin, S.IP., M.Si. sebagai calon pengganti Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, untuk diusulkan peresmian pengangkatannya kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur DKI Jakarta," ucap Ima di ruang paripurna.

Ia menegaskan, penetapan ini merupakan bagian dari mekanisme resmi DPRD, di mana calon pengganti pimpinan diumumkan dalam rapat paripurna sebelum diajukan untuk peresmian oleh pemerintah pusat.

 

Sempat Ada Interupsi

Meski begitu, rapat sempat diwarnai interupsi dari anggota Fraksi PKB yang meminta agar Suhud menyatakan kesanggupan menggantikan Khoirudin sebelum doa penutup.

Namun, Ima menolak permintaan tersebut karena tidak diatur dalam tata tertib.

“Ya, Pak Fuadi, karena tidak ada di aturan, jadi tidak bisa dijawab. Makasih,” tegas dia.

Dengan persetujuan paripurna ini, usulan pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta selanjutnya akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur DKI Jakarta untuk proses peresmian.

Khoirudin Blak-blakan Dapat Tugas Baru dari Partai

Sebelumnya, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Khoirudin blak-blakan mengungkapkan tugas barunya dari partai usai dicopot dari Ketua DPRD DKI. Dia mengaku mendapat amanah sebagai Koordinator Pembinaan Pejabat Publik PKS.

"Ya benar," kata Khoirudin kepada Liputan6.com, Rabu (22/4/2026).

Meski telah menerima tugas baru, Khoirudin mengaku belum mulai menjalankan peran tersebut. Dia menyebut saat ini masih dalam tahap awal sebelum menjalankan tanggung jawab barunya di struktur partai.

"Belum," ucapnya.

Khoirudin kemudian mengungkapkan aktivitasnya kini. Meski tak lagi menjabat sebagai pimpinan dewan, dia menegaskan tetap menjalankan tugas sebagai anggota DPRD DKI Jakarta seperti biasa.

Khoirudin mengatakan, perubahan jabatan tidak memengaruhi aktivitasnya sebagai wakil rakyat. Dia mengaku tetap hadir dan menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran sebagaimana tugas anggota dewan pada umumnya.

"Tetap anggota dewan," kata Khoirudin.

Saat ditanya mengenai proses pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin memilih irit bicara. Dia enggan memberikan komentar terkait dinamika yang tengah berlangsung di internal partai maupun DPRD.

"No comment. Tolong tanyakan kepada ketua fraksi PKS DPRD DKI," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya