Liputan6.com, Jakarta - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membagikan dividen kepada para pemegang saham senilai Rp 992 per lembar saham untuk tahun buku 2025. Dividen ini akan dibagikan kepada pemegang saham atas 1.114.899.100 saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan.
Keputusan ini diberikan sebagai tindak lanjut atas pengumuman perseroan pada 20 April 2026, perihal Keterbukaan Informasi Dividen Tunai berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 April 2026.
Advertisement
"Jumlah saham tersebut tidak termasuk 15.025.900 saham yang saat ini dikuasai oleh Perseroan sebagai hasil dari program pembelian kembali saham (Buyback) yang sedang berjalan (Saham Tresuri)," tulis Sekretaris Perusahaan PT Indo Tambangraya Megah Tbk, Monica Ida Krisnamurti dalam keterbukaan informasi, Rabu (29/4/2026).
Sebelumnya, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mengumumkan akan membagikan dividen final tahun buku 2025 sebesar USD 64,54 juta. Dividen itu akan dibayarkan pada 19 Mei 2026.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada 17 April 2026, disetujui total dividen tunai kepada pemegang saham sebesar USD 114.584.059 dengan rasio pembayaran atau payout ration sebesar 60 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Dari dividen itu, sebesar USD 50.041.086 atau setara dengan Rp 738 per saham telah dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim apda 26 November 2025.
"Sisanya sebesar USD 64.542.973 akan dibagikan dalam bentuk dividen tunai kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 29 April 2026 dengan tanggal pembayaran pada 19 Mei 2026," demikian seperti dikutip.
Sisa Keuntungan Bersih
Adapun sisa keuntungan bersih akan ditambahkan pada laba ditahan untuk mendukung pengembangan perseroan.
Pertimbangan membagikan dividen tahun buku 2025 itu berdasarkan data keuangan per 31 Desember 2025 antara lain laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 190,93 juta, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD 1,46 miliar, dan total ekuitas sebesar USD 1,90 miliar.
Berikut jadwal pembagian dividen:
- Tanggal efektif pada 17 April 2026
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 27 April 2026
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 28 April 2026
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 29 April 2026
- Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 30 April 2026
- Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 29 April 2026, waktu 16:00
- Tanggal pembayaran dividen pada 19 Mei 2026
Laba ITMG Merosot 48,96% Sepanjang 2025
Sebelumnya, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat kinerja keuangan yang lesu pada 2025. Hal ini seiring pendapatan dan laba kompak merosot.
Mengutip laporan keuangan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/2/2026), pendapatan perseroan turun 18,37% menjadi USD 1,88 miliar pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 2,30 miliar. Beban pokok pendapatan susut 12,9% menjadi USD 1,39 miliar pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 1,60 miliar.
Namun, laba kotor perseroan terpangkas 30,90% menjadi USD 482,83 juta dari periode 2024 sebesar USD 698,81 juta.
Perseroan mencatat beban penjualan turun menjadi USD 170,95 juta pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 178,28 juta. Beban umum dan administrasi naik menjadi USD 44,90 juta pada 2025 dari 2024 sebesar USD 37,09 juta.Beban keuangan bertambah menjadi USD 11,12 juta pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 4,05 juta. Penghasilan keuangan terpangkas menjadi USD 40,13 juta.
Perseroan mencatat laba sebelum pajak penghasilan terpangkas 41,95% menjadi USD 287,21 juta pada 2025 dari 2024 sebesar USD 494,82 juta.
Seiring kinerja keuangan itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 48,96% dari USD 374,11 juta menjadi USD 190,94 juta pada 2025.
Perseroan mencatat laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dasar dan dilusi turun menjadi 0,17 pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya 0,33.
Ekuitas perseroan turun menjadi USD 1,90 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar USD 1,93 miliar. Liabilitas naik menjadi USD 497,73 juta pada 2025 dari 2024 sebesar USD 472,73 juta.Aset perseroan tercatat USD 2,40 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar USD 2,40 miliar. Perseroan kantongi kas dan setara kas USD 807,94 juta pada 2025.