Atletico vs Arsenal: Misi Mikel Arteta Patahkan Kutukan Klub Inggris

Arsenal hadapi tantangan berat pecahkan rekor buruk klub Inggris di markas Atletico Madrid pada semifinal Liga Champions. Cek update skuad dan absennya Kai Have

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 29 April 2026, 18:38 WIB
Hasil ini membuat selisih poin skuad asuhan Mikel Arteta sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris 2025/2026 semakin menipis. Mereka kini hanya terpaut lima poin dari Manchester City yang belum memainkan laga ke-27 mereka. (AP Photo/Dave Shopland)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal tengah bersiap menjalani laga krusial demi mencatatkan sejarah baru di panggung tertinggi Eropa. Skuad besutan Mikel Arteta dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Atletico Madrid untuk melakoni leg pertama semifinal Liga Champions di Estadio Metropolitano pada Kamis (29/4/2026) dini hari.

Pertarungan ini diyakini akan menjadi ujian berat bagi wakil Premier League tersebut. Berdasarkan catatan sejarah, belum ada satu pun tim asal Inggris yang berhasil meraih kemenangan di fase gugur saat bertanding di kandang Atletico Madrid.

Mikel Arteta bertandang ke Spanyol dengan modal kepercayaan diri yang solid. Arsenal sukses mengamankan tiket semifinal setelah menumbangkan Sporting Lisbon dengan skor tipis 1-0.

Pencapaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi The Gunners, di mana mereka berhasil menembus babak empat besar dalam dua musim secara berturut-turut untuk pertama kalinya. Namun, Atletico Madrid di bawah kendali Diego Simeone merupakan lawan yang sangat disiplin, terutama ketika tampil di hadapan publik sendiri.


Rekor Superior Los Rojiblancos Terhadap Wakil Inggris

Kemenangan itu turut mengantarkan Atletico menempati peringkat 9 dengan mengoleksi 9 poin. (AFP/Javier Soriano)

Atletico Madrid memegang rekor yang sangat impresif setiap kali menjamu klub Inggris di fase knockout Liga Champions. Dari enam pertemuan melawan tim yang berbeda, Los Rojiblancos sukses mengantongi tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Deretan klub raksasa seperti Chelsea, Manchester City, hingga Manchester United pernah mengalami kebuntuan di stadion ini. Bahkan, Liverpool dan Leicester City terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah menelan kekalahan tipis.

Memori pahit juga baru saja dirasakan oleh wakil Inggris lainnya pada musim sebelumnya, di mana Tottenham Hotspur takluk dengan skor telak 5-2 di babak 16 besar.

Meskipun Arsenal sempat meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Atletico di fase liga musim ini, dinamika di fase gugur diprediksi akan sangat berbeda. Arteta sangat menyadari bahwa pasukan Simeone akan tampil jauh lebih agresif dan terorganisir di kandang sendiri.


Update Skuad: Absennya Kai Havertz dan Kondisi Pemain

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Langkah Arsenal di Madrid sedikit terhambat dengan kabar cedera beberapa pilar penting. Kai Havertz dikonfirmasi harus menepi setelah mendapat cedera dalam laga melawan Newcastle United.

Selain itu, lini pertahanan The Gunners juga masih belum diperkuat oleh Jurrien Timber. Pemain asal Belanda tersebut masih dalam proses rehabilitasi akibat cedera pangkal paha yang dialaminya.

"Kami belum tahu kapan dia bisa kembali. Dia sedang melakukan beberapa latihan di lapangan saat ini, tetapi kami perlu meningkatkan intensitasnya agar dia bisa kembali bersaing dengan kami," ujar Mikel Arteta mengenai kondisi Jurrien Timber.

Kendati demikian, Arsenal mendapatkan angin segar dengan kembalinya Eberechi Eze dan Riccardo Calafiori yang dinyatakan fit untuk bertanding. Kehadiran mereka memberikan fleksibilitas taktis bagi Arteta.

Saat ini, Arsenal hanya perlu menghindari kekalahan untuk menyamai rekor terbaik mereka di kompetisi ini. Jika mampu meraih hasil minimal imbang, The Gunners akan memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka menjadi 13 pertandingan secara beruntun.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya