Kenang Guru Nurlela Korban Kecelakaan KRL Bekasi, Pemprov DKI Apresiasi Dedikasi Tinggi

Pemprov DKI Jakarta mengenang sosok Nurlela, guru SDN Pulogebang 11 Jakarta Timur (Jaktim) yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan KRL.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 29 April 2026, 13:15 WIB
Para pekerja menggunakan derek saat evakuasi korban kecelakaan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa 28 April 2026. (AP Photo/Tatan Syuflana)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengenang sosok Nurlela, guru SDN Pulogebang 11 Jakarta Timur (Jaktim) yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan KRL di Bekasi Timur pada Senin malam 27 April 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai almarhumah sebagai pendidik yang berdedikasi dalam mencerdaskan generasi bangsa. Hal ini disampaikan Pramono melalui Staf Khusus atau Stafsus Chico Hakim.

"Bagi Gubernur, Nurlela merupakan sosok guru yang memiliki dedikasi tinggi dan turut mencerdaskan generasi penerus bangsa," kata Chico dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Pemprov DKI menyampaikan duka cita mendalam sekaligus memastikan pendampingan penuh kepada keluarga korban, mulai dari proses pemakaman hingga pemulihan psikologis.

"Atas instruksi Bapak Gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sepenuh hati, baik dalam pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis," ujar Chico.

 

Bakal Terus Koordinasi

Para pekerja memeriksa kondisi lokomotif Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan salah satu gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang mengalami kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa 28 April 2026. (AP Photo/Tatan Syuflana)

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta memastikan bakal terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Hal ini untuk menjamin penanganan pascakecelakaan berjalan cepat, tepat, dan transparan.

"Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca-kecelakaan dan memohon doa serta dukungan masyarakat agar keluarga korban diberi ketabahan," kata Chico.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana. Ia menyebut Nurlela sebagai salah satu guru yang berdedikasi dan memiliki kontribusi dalam dunia pendidikan.

"Kami sangat berduka cita atas kepergian Ibu Nurlela, salah seorang guru kami yang berdedikasi," kata Nahdiana.

"Atas nama seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya