Jemaah Haji di Madinah Kirim Oleh-Oleh Lebih Awal ke Indonesia Jelang Berangkat ke Makkah

Tarif rata-rata paket jemaah haji Indonesia dipatok sebesar 23 riyal per kilogram.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 29 April 2026, 06:15 WIB
Jemaah haji di Madinah kirim oleh-oleh ke Indonesia lewat Kargo Haji yang dikelola Pos Indonesia. (dok. Media Center Haji 2026)

Liputan6.com, Madinah - Pemondokan jemaah haji Indonesia di Madinah mulai dipadati aktivitas pengiriman barang ke Tanah Air. Menjelang pergeseran ke Makkah, banyak jemaah memilih mengirim oleh-oleh lebih awal melalui layanan kargo untuk mengurangi beban bawaan saat perjalanan berikutnya.

Salah satunya Astuti, jemaah asal Pinrang, Sulawesi Selatan. Ia tampak menyiapkan barang belanjaan yang jumlahnya cukup banyak sebelum dikirim ke Indonesia bersama rekan satu kloter.

Astuti mengaku telah menghabiskan lebih dari Rp 9 juta untuk membeli berbagai barang, mulai dari tas hingga peralatan rumah tangga khas Arab Saudi. Ia memilih tidak membawa semuanya dalam koper.

"Enggak muat ini kalau disimpen di koper, insyaallah pakai kargo," kata Astuti saat ditemui Senin, 27 April 2026.

Keputusan itu ia ambil agar bisa lebih tenang saat memasuki fase ibadah di Makkah.

"Jadi kalau tiba di Tanah Suci nanti ibadahnya lebih terjaga lagi," kata Astuti.

Jemaah lain, Megawati, juga mengambil langkah serupa. Ia menilai pengiriman barang lebih awal membuat dirinya tidak lagi disibukkan urusan belanja saat sudah berada di Makkah, sehingga waktu bisa difokuskan untuk ibadah.

Muhamad Darwis, jemaah lainnya, memilih mengirim sekitar 10 kilogram barang berupa kurma dan pakaian khas Madinah. Ia menilai layanan kargo lebih praktis dan mengurangi kerepotan saat perpindahan kota.

"Saya lebih pilih kargo karena praktis dan saya percaya barang bisa sampai langsung ke rumah di Bone," ujarnya.

Layanan Kargo Haji

Jemaah haji di Madinah kirim oleh-oleh ke Indonesia lewat Kargo Haji yang dikelola Pos Indonesia. (dok. Media Center Haji 2026)

Di sisi lain, layanan kargo haji yang dioperasikan Pos Indonesia mencatat peningkatan pemanfaatan oleh jemaah Indonesia. Petugas Kargo Haji Pos Indonesia, Abdul Ghani, mengatakan layanan ini sudah berjalan sejak 2024 dan kini memasuki tahun ketiga.

Ia menjelaskan, pengiriman dilakukan ke seluruh wilayah Indonesia dengan estimasi waktu 7 hingga 14 hari. Tarif rata-rata dipatok sebesar 23 riyal per kilogram, dengan penyesuaian tertentu tergantung rute penerbangan.

"Rata-rata 23 riyal itu menjadi 25 riyal atau 30, tergantung dari daerah jemaah haji yang bertalian," kata Abdul.

Ia juga memastikan setiap barang dikemas di hadapan jemaah dan dilengkapi asuransi untuk menjamin keamanan.

"Waktu packing, jemaah haji langsung melihat sendiri. Masuk ke dalam dus yang kami sediakan. Kemudian ini ada asuransinya," ujarnya.

Abdul menegaskan bahwa barang akan dikirim hingga ke alamat tujuan di Indonesia.

"Sampai di depan rumah," tandasnya.

Infografis Rangkaian Ibadah Haji 2026. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya