Cerita Keluarga Korban Kecelakaan Kereta, Nuryati Meninggal Terpental Jatuh di Perlintasan

Nuryanti terjatuh karena Kondisi penumpang yang panik akibat benturan hebat antara KRL dan KA Argo Bromo. Saat itu, penumpang yang panik langsung berdesakan mencoba menyelamatkan diri keluar dari gerbong KRL.

oleh Tim NewsDiterbitkan 28 April 2026, 12:05 WIB
Jenazah Nuryanti korban kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo tiba di rumah duka. (Liputan6 SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Yasir tak kuasa menahan tangis saat jenazah sang istri, Nuryanti (63), tiba di rumah duka kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026) dini hari. Nuryanti, satu dari 14 orang korban meninggal akibat kecelakaan kereta antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur.

Keluarga tak kuasa menahan duka ketika peti jenazah dibawa masuk ke rumah di Jalan Utan Panjang, Kemayoran. Saat insiden tragis itu terjadi, Nuryanti tengah dalam perjalanan menuju rumah anaknya di kawasan Bekasi. 

“Saat terjadi tabrakan, Ibu turun dan jatuh. Jatuh di luar kereta setelah turun. Jatuh di area perlintasan kereta,” ujar Yasir kepada wartawan.

Dia menuturkan, Nuryanti terjatuh karena Kondisi penumpang yang panik akibat benturan hebat antara KRL dan KA Argo Bromo. Saat itu, penumpang yang panik langsung berdesakan mencoba menyelamatkan diri keluar dari gerbong KRL. 

“Ibu terpental. Karena penumpang banyak dorong-dorongan. Jadi terdorong penumpang lain,” jelasnya.

Nuryanti terdorong keluar gerbong dan mengalami pendarahan di area wajah. “Ada pendarahan dari hasil autopsi.”

Yasir menuturkan, saat peristiwa terjadi, istrinya ditemani oleh dua anak dan satu keponakan. Dua anak kembarnya dan satu keponakannya selamat dari insiden tersebut. “Kondisi anak-anak tidak apa-apa,” ucapnya.

14 Orang Meninggal Dunia

Dia menceritakan, hari itu, Nuryanti tengah dalam perjalanan menuju Bekasi. Dia hendak menengok anaknya. Rencananya, bakal ada hajatan yang akan direncanakan.

“Posisi ibu dari Jakarta ke Bekasi nengok anak-anak di daerah Sukatani. Selama ini tidak pernah nengokin, namanya ada niat mau ada hajatan silaturahmi ke sana untuk persiapan,” jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan update terkini usai insiden kecelakaan kereta KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam 27 April 2026. 

Dia menyampaikan, berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," ujar Bobby melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (28/4/2026).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya