Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada awal perdagangan Selasa (28/4/2026). IHSG sempat dibuka menguat, namun akibat tekanan jual, indeks saham langsung terjun ke zona merah.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik ke level 7.128,46 dari penutupan sebelumnya di posisi 7.106,52. Namun, pada pukul 09.25 WIB, IHSG mengalami tekanan dengan turun 0,80% atau 52 poin ke level 7.050,71.
Advertisement
Indeks saham unggulan LQ45 juga mencatatkan pelemahan sebesar 0,69% ke posisi 681,78. Mayoritas indeks acuan lainnya turut bergerak di zona merah.
Sepanjang perdagangan pagi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.151,50 dan terendah di 7.044,89. Sebanyak 382 saham melemah sehingga menekan IHSG, sementara 188 saham menguat dan 157 saham stagnan.
Aktivitas perdagangan terbilang cukup sepi, dengan frekuensi mencapai 475.024 kali transaksi. Volume perdagangan tercatat sebanyak 6,5 miliar saham dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 2,9 triliun.
Sementara itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 17.233.
Dari sisi sektoral, seluruh sektor saham mencatatkan pelemahan. Sektor cyclical menjadi yang paling dalam dengan pelemahan 1,54%, disusul sektor infrastruktur yang melemah 1,47%, serta sektor transportasi yang turun 0,85%.
IHSG Diprediksi Melemah
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rawan koreksi pada perdagangan saham Selasa, (28/4/2026). IHSG hari ini akan menguji 7.022-7.092. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melemah 0,32% menjadi 7.106 dan masih disertai tekanan jual dengan volume yang mengecil pada perdagangan saham Senin, 27 April 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pihaknya memprediksi posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya berada pada bagian akhir dari wave [b] dari wave B pada label merah.
“Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi tersebut akan menguji 7.022-7.092, sekaligus menutup area gap-nya,” kata Herditya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.022,6.917 dan level resistance 7.313,7.484 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance di 7.000-7.325.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
Herditya memilih saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Timah Tbk (TINS)
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Buy on Weakness
Saham ARCI menguat 5,66% ke 1.680 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, tetapi penguatan ARCI masih tertahan oleh MA60. “Saat ini, posisi ARCI diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i],” ujar dia.
Buy on Weakness: 1.625-1.660
Target Price: 1.720, 1.780
Stoploss: below 1.605