Cari Pelatih, Real Madrid Hubungi Lionel Scaloni

Real Madrid melakukan kontak langsung dengan Lionel Scaloni untuk posisi pelatih baru. Ini perkembangan terbaru jelang pergantian musim.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 27 April 2026, 21:40 WIB
Senyum semringah terpcancar dari Angel Di Maria (kiri), Rodrigo De Paul (kanan), dan sang pelatih, Lionel Scaloni. Mereka terlihat terharu, bahkan sampai berkaca-kaca. (AFP/Luis Robayo)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid mulai bergerak cepat dalam pencarian pelatih baru untuk musim panas mendatang. Klub raksasa Spanyol itu dikabarkan telah menjalin kontak langsung dengan pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni.

Langkah ini muncul setelah performa tim mengalami penurunan tajam di paruh kedua musim. Manajemen klub kini membuka berbagai opsi untuk memastikan perubahan signifikan di kursi pelatih.

Presiden klub, Florentino Perez, dikabarkan memimpin langsung proses pencarian tersebut. Ia mengevaluasi sejumlah kandidat sebelum mengambil keputusan final dalam beberapa bulan ke depan.


Scaloni Masuk Radar Utama

Pelatih Argentina Lionel Messi mencium Lionel Messi pada Piala Dunia 2022. Scaloni membawa Messi dan Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Prancis 4-2 (3-3) lewat adu penalti di  Stadion Lusail Iconic, Minggu, 18 Desember 2022. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Nama Scaloni menjadi salah satu kandidat yang dipertimbangkan serius oleh manajemen. Pelatih berusia 47 tahun itu mendapat perhatian berkat keberhasilannya membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti kapasitasnya dalam membangun tim kompetitif. Ia mampu memaksimalkan potensi pemain dan menjaga konsistensi performa di turnamen besar.

Kontak langsung antara kedua pihak memperkuat indikasi ketertarikan klub. Meski demikian, belum ada kesepakatan resmi terkait kemungkinan kerja sama tersebut.


Posisi Arbeloa Terancam

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa (ke-2 kanan), dan Kylian Mbappe (ke-2 kiri) terlihat di pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (AFP/Karl-Josef HILDENBRAND)

Sementara itu, posisi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama diperkirakan tidak akan berlanjut setelah musim ini berakhir. Hasil buruk menjadi faktor utama di balik keputusan tersebut.

Tim tersingkir dari Copa del Rey oleh klub divisi bawah. Selain itu, mereka tertinggal jauh dari Barcelona di klasemen La Liga.

Perjalanan di Liga Champions juga berakhir lebih cepat setelah kalah dari Bayern Munchen. Rangkaian hasil ini memperkuat kebutuhan akan perubahan di tubuh tim.


Kandidat Lain dan Tantangan

Benfica menciptakan salah satu malam paling bersejarah di Liga Champions musim ini setelah menundukkan Real Madrid dengan skor 4-2, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis itu memastikan langkah klub Portugal tersebut ke fase play-off, sekaligus menorehkan cerita yang akan dikenang lama di Estadio da Luz. (AP Photo/Armando Franca)

Selain Scaloni, beberapa nama besar juga masuk dalam daftar kandidat. Di antaranya Jurgen Klopp, Mauricio Pochettino, dan Jose Mourinho.

Namun, Scaloni menawarkan profil berbeda dengan pendekatan berbasis tim nasional. Ia dikenal piawai mengelola ruang ganti dan membangun harmoni antar pemain.

Di sisi lain, minimnya pengalaman melatih klub menjadi pertimbangan penting. Satu-satunya pengalaman di level klub adalah saat menjadi asisten pelatih di Sevilla.

Jika kesepakatan tercapai, Real Madrid kemungkinan harus menunggu hingga setelah Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Scaloni masih terikat tugas memimpin Argentina dalam ajang tersebut.

Keputusan akhir akan sangat menentukan arah proyek baru klub. Manajemen kini dihadapkan pada pilihan antara pengalaman di level klub atau keberhasilan di panggung internasional.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya