Dipimpin Jacksen Tiago, Pembinaan Sepak Bola Putri Rambah Kalimantan

Jacksen Tiago kagum dengan antusiasme sepak bola putri di Samarinda. Jacksen akan memberikan pelatihan lebih.

oleh ThomasDiterbitkan 26 April 2026, 22:18 WIB
Dipimpin Jacksen Tiago, Pembinaan Sepak Bola Putri Rambah Kalimantan

Liputan6.com, Jakarta - Sepak bola putri sedang berkembang pesat di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Kompetisi sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) akhirnya merambah wilayah Kalimantan. Untuk pertama kalinya MLSC diadakan di Samarinda, Kalimantan Timur.

MLSC Seri 2 2025/2026 Samarinda diadakan di Borneo FC Training Centre pada 23 hingga 26 April 2026. Turnamen sepak bola putri yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini diikuti oleh 642 siswi dari 44 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari Samarinda dan sekitarnya.

Total ada 62 tim yang ambil bagian yang mana terdiri dari atas 30 tim KU 10 dan 32 tim KU 12. Kehadiran Samarinda sebagai kota baru di Seri 2 merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pembinaan di luar Pulau Jawa.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengapresiasi semangat para peserta yang tampil penuh energi sepanjang turnamen. Meski berstatus sebagai kota debutan, ia menilai Samarinda langsung menunjukkan potensi besar.

Antusiasme tinggi dari para siswi dan sekolah-sekolah di Samarinda dan sekitarnya menjadi indikator kuat bahwa ekosistem sepak bola putri di wilayah ini siap berkembang. Tidak hanya dari sisi jumlah peserta yang kompetitif, kualitas permainan yang ditampilkan juga cukup menjanjikan.

“Antusiasme siswi di Samarinda luar biasa, apalagi ini menjadi kali pertama MLSC digelar di sini. Kami melihat semangat bertanding, keberanian, dan kemauan belajar yang sangat tinggi. Ini menjadi modal penting untuk pembinaan jangka panjang sepak bola putri di Kalimantan Timur,” ujar Teddy dilansir dari Antara.


Jacksen F Tiago Antusias Dengan Bakat di Samarinda

Keseruan MLSC edisi Samarinda yang digelar perdana

Tak hanya berhenti di level kota, para talenta terbaik dari Samarinda dipersiapkan mewakili kota ini dalam ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 - 2026 yang dijadwalkan berlangsung 24 hingga 28 Juni 2026 di Kudus, Jawa Tengah, menghadapi perwakilan dari 11 kota lainnya.

Para pemain terbaik Samarinda akan menjalani program latihan tambahan yang lebih intensif, baik dari segi teknik maupun mental bertanding dalam MilkLife Soccer Extra Training, guna meningkatkan daya saing di level nasional.

Lanjut Baca:

Peran penting dalam pengembangan kualitas pemain dikawal langsung oleh Jacksen Ferreira Tiago selaku Head Coach MilkLife Soccer Challenge. Coach Jacksen mengantongi 25 nama untuk menjalani MilkLife Soccer Extra Training dalam waktu dekat, yang kemudian akan diseleksi lagi menjadi 16 pemain sekira dua minggu sebelum berlaga di MLSC All-Stars. “Kita harus selektif, tetapi juga memberi ruang seluas-luasnya kepada anak-anak untuk beradaptasi. Kalau di daerah lain extra training mungkin cukup sekali seminggu, tapi di Samarinda mau tidak mau harus minimal tiga kali karena kita benar-benar mulai dari nol. Pasti untuk saat ini kita masih tertinggal dibanding kota lain, tetapi kita harus kejar semaksimal mungkin dan kerja lebih keras,” kata Jacksen. “Di daerah seperti Samarinda, kegiatan untuk anak-anak dan remaja masih sangat minim. Jadi ketika MLSC hadir di sini, ini menjadi kesempatan besar dan membawa angin segar bagi masa depan putri-putri kita. Di Borneo FC Academy selama ini memang belum ada kelas khusus putri karena fokus kami masih di laki-laki. Tapi setelah saya terlibat dalam proyek MLSC, saya bicara dengan owner dan pengurus, dan kami akan membuka kelas untuk putri. Rencananya launching pada 17 Mei,” pungkas Jacksen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya