Trump Sebut Insiden Penembakan Bikin Ibu Negara Melania Trauma

Insiden penembakan ini terjadi saat Trump dan Melania menghadiri jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh Gedung Putih.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 26 April 2026, 13:05 WIB
Presiden AS Donald Trump bersama istrinya Melania Trump saat menerima kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya Brigitte Macron di Gedung Putih, Washington (24/4). (AFP/Jim Watson)

Liputan6.com, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan insiden penembakan yang terjadi dalam acara Makan Malam Koresponden Gedung Putih menjadi pengalaman traumatis bagi Ibu Negara Melania Trump.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Trump mengatakan acara tersebut akan dijadwal ulang ke waktu yang belum ditentukan. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan tindakan kekerasan mengganggu stabilitas masyarakat.

“Kita tidak akan membiarkan siapa pun mengambil alih masyarakat kita,” ujar Trump, dikutip dari laman BBC, Minggu (26/4/2026).

Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat enggan meninggalkan lokasi saat insiden terjadi. Namun, ia akhirnya mengikuti arahan petugas keamanan.

“Saya berjuang keras untuk tetap tinggal,” katanya.

“Tetapi saya diberi tahu bahwa sesuai protokol, saya harus pergi karena belum jelas apakah pelaku hanya satu orang.”

Sebelumnya, aparat keamanan mengevakuasi Presiden dan sejumlah pejabat tinggi dari lokasi acara setelah terdengar tembakan di sekitar area penyelenggaraan. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan jumlah pelaku serta motif di balik insiden tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya