Presiden Real Madrid Pernah Cegah Kepergian Bek yang Ditawar Rp600 Miliar oleh Klub Liga Inggris

Real Madrid menolak tawaran €30 juta untuk Fran Garcia pada Januari. Ini alasan di balik keputusan Florentino Perez.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 26 April 2026, 09:22 WIB
Bek Real Madrid Fran Garcia (tengah) diberi ucapan elemat setelah mencetak gol pembuka timnya ke gawang Granada pada matchday ke-35 L La Liga 2023/2024 di Stadion Nuevo Los Carmenes, Sabtu (11/5/2024). (AP Photo/Fermin Rodriguez)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid hampir kehilangan Fran Garcia pada bursa transfer Januari, tapi publik tak banyak mengetahui kedekatan kesepakatan itu. Bek kiri tersebut sempat berada di ambang kepindahan sebelum keputusan penting datang dari level tertinggi klub.

Saat itu, Real Madrid dilaporkan menolak tawaran besar dari klub Liga Inggris. Alasan yang beredar berkaitan dengan kebutuhan kedalaman skuad di tengah musim.

Namun, informasi terbaru menghadirkan gambaran berbeda mengenai situasi tersebut. Keputusan akhir ternyata berkaitan langsung dengan kebijakan transfer presiden klub, Florentino Perez.


Tawaran Besar dari Bournemouth Tak Berlanjut

Joao Cancelo (kiri) dari Al Hilal dan Fran Garcia dari Real Madrid berebut bola dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Al Hilal di Miami, Florida, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Lynne Sladky)

Menurut laporan Ramon Alvarez de Mon, Real Madrid menerima proposal senilai €30 juta (sekitar Rp605 miliar) untuk Fran Garcia dari Bournemouth. Nilai tersebut cukup besar untuk pemain yang tidak selalu menjadi pilihan utama.

Garcia sendiri terbuka untuk pindah demi mendapatkan menit bermain lebih konsisten. Kesempatan tampil reguler menjadi pertimbangan utama dalam rencana kariernya.

Dari sisi teknis, pelatih Alvaro Arbeloa juga telah memberi lampu hijau untuk kepergian sang pemain. Hal itu menunjukkan bahwa kepergian Garcia dinilai tidak akan mengganggu struktur tim.

Ketertarikan Bournemouth juga memiliki dasar kuat dari sisi taktik. Manajer Andoni Iraola mengenal Garcia sejak bekerja sama di Rayo Vallecano dan menilai sang bek cocok dengan sistem permainannya.


Kebijakan Perez Jadi Penentu Utama

Real Madrid perkenalkan Fran Garcia sebagai rekrutan baru. (Foto: Real Madrid)

Meski semua pihak terkait telah memberikan persetujuan, transfer tersebut tidak pernah benar-benar bergerak maju. Penyebab utamanya adalah penolakan langsung dari Florentino Perez.

Presiden Real Madrid tersebut dikenal memiliki kontrol ketat dalam setiap keputusan transfer. Dalam kasus ini, ia tetap berpegang pada prinsip yang telah lama diterapkan.

“Tidak ada perekrutan dan tidak ada penjualan di bulan Januari,” menjadi strategi yang terus dijaga. Kebijakan ini membuat Garcia tetap bertahan di Santiago Bernabeu.

Situasi saat ini menimbulkan pertanyaan baru mengenai keputusan tersebut. Dengan persaingan dari Ferland Mendy dan munculnya Alvaro Carreras, peran Garcia semakin terbatas.

Real Madrid kemungkinan akan meninjau ulang situasi ini pada bursa transfer musim panas. Opsi penjualan bisa kembali dipertimbangkan jika kondisi skuad tidak berubah.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya