Purnawirawan TNI Beri Masukan Strategis ke Kemhan soal Situasi di Lebanon

Setiap kebijakan yang diambil tetap mempertimbangkan keselamatan prajurit sekaligus menjaga muruah diplomasi pertahanan Indonesia di mata dunia.

oleh Tim NewsDiterbitkan 24 April 2026, 18:20 WIB
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggelar pertemuan strategis dengan para purnawirawan TNI di Kantor Kemhan, Jakarta, Jumat (24/4) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menerima masukan krusial dari para purnawirawan TNI mengenai keselamatan dan evaluasi tugas pasukan perdamaian Indonesia di luar negeri.

Sorotan utama dalam pertemuan tersebut tertuju pada dinamika konflik yang terus berkembang di Lebanon Selatan serta ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Kepala Biro Humas Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, kondisi prajurit yang tergabung dalam misi perdamaian menjadi salah satu poin yang dibahas bersama para senior TNI.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemhan, Jakarta, pada Jumat (24/4) ini bertujuan untuk menghimpun perspektif dari para tokoh militer yang memiliki pengalaman panjang dalam operasi Internasional.

"Termasuk, ya. Terkait dengan perkembangan pasukan perdamaian yang ada, khususnya di Lebanon," kata Rico kepada wartawan.

Landasan Evaluasi

Rico menjelaskan, masukan dari para purnawirawan sangat diperlukan sebagai landasan evaluasi kebijakan pertahanan Indonesia di zona merah.

Fokus pembahasan tidak hanya terbatas pada teknis di lapangan, tetapi juga mencakup analisis mendalam terhadap eskalasi yang terjadi di jalur maritim strategis dunia.

"Itu termasuk menjadi masukan-masukan dari para senior supaya evaluasi ke depannya bagaimana, termasuk dengan perkembangan yang ada saat ini di Lebanon Selatan, maupun perkembangan geopolitik yang ada di Selat Hormuz," jelas jenderal bintang satu tersebut.

Evaluasi ini menjadi sangat mendesak mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu kontributor pasukan perdamaian terbesar di bawah bendera PBB (UNIFIL) di Lebanon.

 

Pertimbangkan Keselamatan Prajurit

Kemhan berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap mempertimbangkan keselamatan prajurit sekaligus menjaga muruah diplomasi pertahanan Indonesia di mata dunia.

"Itu menjadi bahan-bahan masukan dari para purnawirawan. Saya kira itu ya," pungkasnya.

Sumber: Nur Habibie/Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya