Liputan6.com, Jakarta - Jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran menjadi topik penting bagi petani maupun pelaku usaha buah. Diketahui, permintaan kelengkeng di Indonesia terus meningkat karena rasanya yang manis, segar, dan digemari berbagai kalangan. Hal itu selaras dengan kutipan yang dilansir dari laman pertanian.go.id, dimana kelengkeng menjadi salah satu buah yang cukup banyak permintaannya di Indonesia dan terbukti dari angka impor yang masih relatif tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2017 misalnya, Indonesia mengimpor kelengkeng dari Thailand sebesar 31,2 juta dolar AS atau setara dengan Rp 414,9 miliar (kurs Rp 13.300).
Dari permintaan pasar terhadap kelengkeng yang tinggi tersebut, tak mengherankan jika banyak orang mulai melirik budidaya buah yang satu ini untuk peluang bisnis menjanjikan. Namun, tidak semua jenis kelengkeng memiliki nilai jual yang sama. Jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran umumnya memiliki karakteristik unggul tertentu. Selain itu, faktor produktivitas dan kemampuan berbuah di berbagai kondisi iklim juga menjadi pertimbangan utama dalam memilih varietas terbaik.
Advertisement
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran agar usaha yang dijalankan bisa lebih menguntungkan dan berkelanjutan. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Minggu (26/4/2026).
1. Kelengkeng Pingpong
Kelengkeng Pingpong adalah salah satu jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran karena ukurannya yang besar, menyerupai bola pingpong. Meskipun bijinya cenderung besar, daging buahnya tebal, berwarna putih bening, dan memiliki rasa manis yang menyegarkan dengan aroma yang harum. Keunggulan lain dari varietas ini adalah kemampuannya untuk berbuah sepanjang tahun dan sangat cocok ditanam di dataran rendah.
Daun Kelengkeng Pingpong berbentuk oval dengan panjang sekitar 11 cm dan lebar 4 cm, serta memiliki tepi daun yang melengkung. Tajuk pohonnya cenderung jarang, tumbuh tegak, dan memanjang ke atas. Varietas ini menarik secara visual, sehingga memiliki nilai jual yang tinggi di pasar.
Kelengkeng Pingpong juga adaptif untuk ditanam dalam pot (tabulampot) asalkan kebutuhan nutrisinya terpenuhi dan memerlukan sinar matahari penuh. Dengan perawatan yang tepat, kelengkeng ini bisa menjadi pilihan menarik untuk budidaya skala rumahan maupun komersial, menjadikannya salah satu jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran.
2. Kelengkeng Diamond River
Kelengkeng Diamond River merupakan varietas unggul yang sangat populer di Indonesia, meskipun asalnya dari Cina. Varietas ini dikenal karena kemampuannya untuk berbuah dalam waktu singkat, yaitu sekitar 1 hingga 2 tahun setelah penanaman bibit, asalkan dirawat dengan baik. Keunggulan utamanya adalah produktivitasnya yang tinggi, daging buah tebal, berair, dan memiliki rasa manis yang khas dengan aroma harum, menjadikannya jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran.
Kelengkeng Diamond River sangat cocok ditanam di dataran rendah tropis dan memiliki keistimewaan dapat berbuah sepanjang tahun atau tanpa mengenal musim. Buahnya berukuran sedang hingga besar, dengan kulit berwarna coklat. Daging buahnya berwarna putih, manis, tebal, dan sangat segar, bahkan mengeluarkan sedikit air saat dikupas, menandakan kandungan air yang tinggi.
Pertumbuhan pohon ini juga cepat dan mampu membentuk cabang yang rimbun, menjadikannya pilihan ideal sebagai tanaman peneduh atau tanaman hias dalam pot. Daunnya berwarna hijau cerah, lebar, dengan tepi yang agak bergelombang, menambah daya tarik varietas jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran ini.
3. Kelengkeng Matalada atau Hawai
Kelengkeng Matalada, yang juga dikenal sebagai Kelengkeng Hawai, adalah varietas unggulan yang sangat diminati karena bijinya yang sangat kecil, menyerupai lada. Ukuran buahnya sedang hingga besar, dengan berat sekitar 40-50 gram per buah dan diameter 2,5—3 cm. Kulit buahnya berwarna cokelat muda dengan bintil-bintil di permukaannya, menjadikannya salah satu jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran.
Daging buah Kelengkeng Matalada tebal, manis, legit, kering, transparan, dan beraroma harum. Rasa manisnya bisa mencapai kisaran 20 Brix, lebih tinggi dari kelengkeng pada umumnya yang rata-rata 18 Brix. Varietas ini bersifat genjah (rajin berbuah) dan dapat berbuah tanpa perlakuan khusus, bahkan bisa dipanen kurang dari 1 tahun setelah penanaman bibit hasil sambung.
Kelengkeng Matalada cocok ditanam di dataran rendah hingga tinggi, dengan ketinggian optimal antara 200 hingga 600 mdpl. Jenis tanah yang disukai adalah tanah liat berpasir, gembur, dan kaya kandungan organik, menjadikannya pilihan adaptif sebagai jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran.
4. Kelengkeng Kristal
Kelengkeng Kristal, atau yang juga dikenal sebagai Kelengkeng New Kristal, menjadi primadona di kalangan pecinta buah karena tampilan daging buahnya yang bening seperti kristal. Varietas ini menawarkan rasa yang sangat manis, bahkan dapat mencapai 21 skala Brix, menjadikannya salah satu kelengkeng termanis dan jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran.
Ukuran buahnya besar, dengan diameter hingga 3 sentimeter, daging buah tebal, renyah, dan bijinya cenderung lebih kecil atau bahkan tidak berkembang (seedless). Kelengkeng New Kristal sangat produktif, mampu menghasilkan 75-150 kilogram per pohon, serta memiliki kemampuan untuk berbuah di luar musim.
Satu dompolan buahnya bahkan bisa mencapai berat 3–4 kg. Varietas ini tahan terhadap perubahan cuaca dan cocok ditanam di dataran rendah maupun tinggi. Kelengkeng Kristal merupakan hasil penyempurnaan dari kelengkeng kristal dan kristalin, dengan percabangan yang lebih kokoh dan pertumbuhan yang lebih bongsor dibandingkan varietas lain, menjadikannya unggulan di antara jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran.
5. Kelengkeng Itoh
Kelengkeng Itoh merupakan salah satu varietas paling populer di Indonesia, berasal dari Thailand. Ciri khasnya adalah buah besar, daging tebal, manis, dan biji kecil. Daging buahnya agak kering dan rasanya super manis, menjadikannya primadona di pasaran dan termasuk jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran.
Kelengkeng Itoh dikenal cepat berbuah, biasanya sekitar 2 tahun setelah penanaman, dan perawatannya tergolong mudah. Varietas ini dapat menghasilkan panen antara 50-100 kg per pohon dengan tinggi pohon sekitar 5-6 meter. Meskipun umumnya berbuah sesuai musim, dengan perlakuan khusus, kelengkeng Itoh dapat berbuah di luar musim, bahkan masa panennya bisa diatur.
Kelengkeng Itoh memiliki tingkat adaptasi yang tinggi, mampu tumbuh baik pada dataran rendah hingga dataran tinggi, bahkan pada iklim tropis. Daunnya cukup besar dan berbentuk agak memanjang dengan kedua sisi daun yang sedikit bergelombang, menambah daya tarik jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran ini.
Tips Memilih Jenis Kelengkeng
Memilih jenis pohon kelengkeng yang buahnya paling laku di pasaran memerlukan pertimbangan yang matang agar budidaya berhasil dan menghasilkan panen yang optimal. Ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan untuk memastikan keberhasilan investasi Anda.
- Pilih Varietas Sesuai Kondisi Lingkungan: Pertimbangkan adaptasi varietas terhadap iklim dan ketinggian tempat tanam Anda. Kelengkeng Matalada dan Pingpong cocok untuk dataran rendah. Kelengkeng Diamond River juga tumbuh baik di dataran rendah tropis. Kelengkeng New Kristal dapat beradaptasi di dataran rendah maupun tinggi. Kelengkeng Itoh lebih cocok ditanam di dataran tinggi untuk hasil optimal, meskipun adaptif di dataran rendah juga.
- Perhatikan Ciri Fisik Bibit yang Sehat: Bibit unggul umumnya berasal dari perbanyakan vegetatif seperti okulasi atau cangkok, bukan dari biji, karena bibit dari biji membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah. Pilih bibit yang memiliki daun segar, lebat, dan tidak mudah rontok. Batang bibit harus kuat dan kokoh, serta bebas dari hama atau penyakit. Akar tanaman harus kuat, banyak, dan tidak kering. Pilih bibit dengan ukuran sekitar 60-100 cm dan diameter batang minimal 1 cm. Pastikan bibit sudah cukup umur, minimal memiliki 6 helai daun.
- Pertimbangkan Tujuan Penanaman: Jika menginginkan buah berukuran besar dan daging tebal, Kelengkeng Pingpong bisa menjadi pilihan. Untuk kelengkeng yang cepat berbuah, Kelengkeng Hawai (Matalada) adalah pilihan yang tepat. Bagi pecinta rasa manis, Kelengkeng Kristal (New Crystal) akan memanjakan lidah.
- Sumber Bibit Terpercaya: Pastikan sumber bibit berasal dari penjual yang terpercaya untuk menjamin kualitas dan keaslian varietas.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa saja ciri utama Kelengkeng Pingpong yang membuatnya laku di pasaran?
Kelengkeng Pingpong laku di pasaran karena ukuran buahnya yang besar seperti bola pingpong, daging buah tebal, rasa manis, aroma harum, dan kemampuannya berbuah sepanjang tahun.
2. Mengapa Kelengkeng Diamond River menjadi pilihan populer bagi petani?
Kelengkeng Diamond River populer karena cepat berbuah (1-2 tahun), produktivitas tinggi, daging buah tebal, berair, manis, dan adaptif di dataran rendah tropis serta dapat berbuah sepanjang tahun.
3. Apa keunggulan Kelengkeng Matalada atau Hawai yang paling menonjol?
Keunggulan paling menonjol dari Kelengkeng Matalada adalah bijinya yang sangat kecil seperti lada, daging buah tebal, manis, legit, dan sifatnya yang genjah (cepat berbuah) tanpa perlakuan khusus.
4. Apa yang membuat Kelengkeng Kristal sangat diminati konsumen?
Kelengkeng Kristal sangat diminati karena daging buahnya bening seperti kristal, rasa sangat manis (hingga 21 Brix), ukuran buah besar, daging tebal, renyah, biji kecil, dan produktivitas tinggi.