Akhirnya, YouTube Mulai Batasi Push Notification dari Kreator Pasif

YouTube akan membisukan push notification dari kanal-kanal yang tidak berinteraksi dengan pengguna selama satu bulan terakhir.

oleh IskandarDiterbitkan 23 April 2026, 06:30 WIB
Logo YouTube. (Foto: Szabo Viktor/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - YouTube resmi meluncurkan fitur baru untuk merapikan bilah notifikasi pengguna. Mulai saat ini, platform berbagi video milik Google tersebut akan membisukan (mute) push notification dari kanal-kanal yang tidak berinteraksi dengan pengguna selama satu bulan terakhir.

Mengutip laman Engadget, Kamis (23/4/2026), langkah ini merupakan kelanjutan dari uji coba skala kecil yang dilakukan YouTube pada awal 2026.

Perusahaan menyadari bahwa tumpukan notifikasi dari konten yang tidak relevan sering kali membuat pengguna merasa terganggu, hingga akhirnya memutuskan untuk mematikan seluruh notifikasi YouTube secara permanen.

Bagi YouTube, keputusan pengguna untuk mematikan notifikasi secara total adalah kerugian besar. Hal ini berdampak langsung pada penurunan durasi penggunaan platform dan bermuara pada berkurangnya pendapatan iklan.

Di sisi lain, kebijakan lama tersebut juga merugikan kreator konten favorit pengguna. Jika pengguna mematikan notifikasi secara global, mereka berpotensi melewatkan pembaruan dari kreator yang sebenarnya masih ingin mereka ikuti.

Fokus pada Interaksi

Melalui protokol baru ini, pelanggan yang telah mengatur notifikasi ke opsi "Semua" (All) tidak akan lagi menerima pemberitahuan langsung di layar ponsel jika mereka tidak menonton atau berinteraksi dengan kanal tersebut selama 30 hari.

Meski demikian, notifikasi tersebut tidak sepenuhnya hilang. Pengguna masih dapat menemukan informasi unggahan terbaru di dalam aplikasi YouTube melalui ikon lonceng (kotak masuk) di pojok kanan atas.

Beberapa poin penting dari kebijakan ini antara lain:

  • Pengguna Aktif Aman: Pengguna yang rutin mengeklik notifikasi dan menonton video terkait tidak akan merasakan perubahan apa pun.
  • Proteksi untuk Kreator Jarang Unggah: YouTube memastikan bahwa kanal yang frekuensi unggahannya jarang tidak akan terdampak.

Hal ini merupakan kabar baik bagi kreator konten berdurasi panjang (long-form) yang membutuhkan waktu produksi lama, sehingga penggemar tetap akan mendapat pemberitahuan meski kreator hanya mengunggah video sebulan sekali.

 

Mengurangi Gangguan

Sejauh ini, YouTube belum memberikan rincian apakah sistem akan secara otomatis mengaktifkan kembali notifikasi push jika pengguna mulai berinteraksi lagi dengan kanal yang sempat "dibisukan" tersebut.

Namun, kebijakan ini dinilai sebagai langkah solutif untuk mengurangi gangguan pada perangkat seluler tanpa memutus koneksi antara pengguna dengan konten yang benar-benar mereka minati.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya