Liputan6.com, Jakarta - Warga Inggris yang lahir pada 1 Januari 2009 dan setelahnya, bakal dilarang membeli rokok. Kebijakan ini bagian dari Rancangan Undang-Undang Tembakau dan Vape yangh telah disetujui parlemen Inggris pada Selasa (21/4/2026).
Aturan ini melarang generasi muda membeli rokok seumur hidup. Targetnya, warga negara yang lahir setelah 1 Januari 2009. Mereka ditutup aksesnya untuk membeli dan mengkonsumsi rokok.
Advertisement
Undang-undang itu akan mulai berlaku setelah persetujuan resmi dari Raja Charles. Aturan ini akan menjadikan Inggris Raya sebagai negara pertama dengan generasi bebas asap rokok.
"Ini adalah rancangan undang-undang penting. Ini akan menciptakan generasi bebas asap rokok," kata Menteri Kesehatan Inggris Wes Streeting. Dilansir Antara, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, ini adalah intervensi kesehatan masyarakat paling signifikan dalam masa hidup generasi ini. Menteri Kesehatan Wes Streeting menilai kebijakan ini sebagai langkah besar.
"Pencegahan lebih baik daripada pengobatan, ini akan menyelamatkan nyawa, mengurangi tekanan pada NHS, dan membangun Inggris yang lebih sehat," kata Streeting.
Rancangan undang-undang itu juga memberikan pemerintah wewenang yang lebih luas untuk mengatur industri tembakau dan rokok elektronik.
Secara khusus, para menteri akan memiliki wewenang yang lebih luas untuk mengatur kemasan produk dan menentukan kadar nikotin dan rasa yang dapat diterima.