Reaksi Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Didemo Hingga Berakhir Ricuh

Demo berujung ricuh karena massa kecewa gubernur kaltim itu tak keluar menemui mereka.

oleh ApriyantoLia HarahapDiterbitkan 22 April 2026, 09:13 WIB
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Tanggapi Demo Ricuh Depan Kantornya (Foto: Tangkapan layar IG Pemprov Kaltim)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, muncul lewat video yang diunggah di akun Instagram resmi Pemprov Kaltim. Dia menanggapi demo yang terjadi di depan kantornya sejak hingga jelang magrib pada Selasa (21/4/2026) kemarin.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak. Adik-adik mahasiswa, lapisan masyarakat, TNI Polri yang menjaga, keamanan situasi kondusif, sampai berakhirnya penyampaian aspirasi di Bumi Etan," katanya seperti dikutip Liputan6.com, Rabu (22/4/2026).

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada segenap lapisan masyarakat yang terus memberikan saran dan masukan untuk Pemprov Kaltim terutama dirinya.

"Kami sangat berharap adik-adik mahasiswa, masyarakat, dan seluruh lapisan bisa selalu menjadi mata telinga kami di dalam melaksanakan perbaikan dan evaluasi kinerja kerja pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Di dalam melaksanakan kontrol sosial serta evaluasi menyeluruh," katanya.

Rudy memastikan setiap kritik yang datang atas jalannya pemerintahan sangatlah berarti. Dia berjanji upaya akselerasi, koordinasi dan kolaborasi akan terus dilakukan pihaknya sebagai upaya perbaikan kinerja.

"Pastinya di tangan kalianlah masa depan Kalimantan Timur, akhirnya akan ditentukan takdirnya. Sekali lagi terima kasih masukan dari adik-adik mahasiswa, lapisan masyarakat, dan seluruh elemen-elemen yang tetap menjadi kontrol sosial. Masukan hari ini sangat berarti dan sangat berkelas," katanya.

"Semoga ke depan kami dan seluruh pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berakselerasi untuk bisa memperbaiki kinerja kerja kami ke depannya."

Pendemo Kecewa Gubernur Kaltim Tak Mau Bertemu

Massa yang diperkirakan berjumlah 4.000 lebih ini kecewa karena Gubernur Kalimantan Timur tidak kunjung keluar menemui peserta aksi, meski disebut berada di dalam kantor.

Sejak siang, massa yang bergerak dari DPRD Kaltim menggelar aksi secara damai dengan menyampaikan orasi di depan kantor gubernur. Namun hingga sore, tidak ada perwakilan pemerintah yang menemui mereka.

Kekecewaan mulai memuncak setelah beredar informasi bahwa Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, berada di dalam kantor, tetapi tidak keluar untuk menerima massa.

Salah satu peserta aksi, Ray (22), mengatakan kondisi tersebut memicu emosi peserta aksi.

“Kami sudah menunggu lama, bahkan dengar beliau ada di dalam, tapi tidak ada yang keluar. Itu yang membuat suasana jadi panas,” ujarnya.

Menjelang malam, situasi mulai tidak terkendali. Aparat kepolisian kemudian membubarkan massa menggunakan water cannon sekitar pukul 18.30 WITA.

Sebagian massa membubarkan diri, sementara lainnya bertahan di sekitar kawasan dekat Bank Indonesia. Aksi sempat diwarnai saling dorong dan lempar antara massa dan petugas.

Puncak kericuhan terjadi sekitar pukul 19.30 hingga 20.00 WITA sebelum akhirnya massa dipukul mundur dan situasi berangsur kondusif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya