Manchester United Lolos ke Liga Champions, Maka Carrick Layak Jadi Bos Permanen di Old Trafford

Gary Pallister dukung Michael Carrick jadi manajer permanen Manchester United jika sukses bawa tim lolos ke Liga Champions.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 21 April 2026, 15:27 WIB
Tambahan tiga poin membuat Manchester United kembali ke peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Tampak dalam foto, pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Michael Carrick di Manchester United masih diliputi tanda tanya meski performa tim menunjukkan peningkatan signifikan. Sang pelatih interim sukses membawa Setan Merah kembali bersaing di papan atas.

Kebangkitan MU di bawah Carrick membuat banyak pihak mulai meliriknya sebagai kandidat serius manajer permanen. Namun, manajemen klub masih mempertimbangkan sejumlah nama lain untuk posisi tersebut.

Situasi ini menjadi semakin menarik karena Carrick justru tampil konsisten dalam tekanan besar. Hasil positif yang diraih tim menjadi bukti nyata kapasitasnya sebagai pelatih.

Kini, satu pertanyaan besar muncul di kalangan penggemar dan pengamat: apakah Carrick layak dipertahankan sebagai bos tetap di Old Trafford?


Carrick Layak Jadi Manajer Permanen Jika Bawa MU ke Liga Champions

Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Legenda MU, Gary Pallister, memberikan pandangan tegas terkait situasi ini. Ia menilai Carrick berada di jalur yang tepat untuk mendapatkan kontrak permanen.

Performa MU yang terus menanjak, termasuk kemenangan penting atas Chelsea, memperkuat argumen tersebut. Hasil itu membuat Setan Merah semakin dekat dengan tiket Liga Champions musim depan.

Meski begitu, persaingan untuk kursi pelatih tetap terbuka karena klub juga mempertimbangkan nama-nama seperti Julian Nagelsmann. Namun Pallister melihat Carrick punya keunggulan jika target utama tercapai.

"Wow, ini sebuah teka-teki, bukan? Jika Anda tahu Michael akan membawa Anda ke Liga Champions, ketika Amorim pergi, saya yakin mereka akan langsung menerimanya, karena sangat penting bagi klub untuk lolos ke Liga Champions karena berbagai alasan," tuturnya pada Sportsmole.

“Salah satunya adalah uang sponsor yang akan hilang jika mereka tidak lolos, jadi ini memberi mereka peluang lebih besar di bursa transfer. Saya pikir itu menempatkannya di posisi nomor satu untuk itu," sambung Pallister.


Pengalaman dan Pemahaman Jadi Nilai Lebih Carrick

Hal itu disampaikan MU di laman resmi klub pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United melihat arlojinya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Menurut Pallister, salah satu kekuatan terbesar Carrick adalah pemahamannya terhadap klub. Ia sudah lama menjadi bagian dari MU, baik sebagai pemain maupun staf pelatih.

Pengalaman melatih di Middlesbrough juga disebut menjadi faktor penting dalam perkembangan Carrick. Hal itu membuatnya lebih matang dalam menghadapi tekanan di level tertinggi.

Selain itu, Carrick dinilai berhasil menghadirkan ketahanan dalam permainan MU. Tim tetap mampu meraih hasil meski tidak selalu tampil dominan di atas lapangan.

“Ia mengenal klub sepak bola ini, ia telah mengasah kemampuannya di Middlesbrough, ia memiliki pengalaman melatih Manchester United, meskipun hanya sementara. Ia telah membawa ketahanan ke tim yang mungkin tidak ada di bawah Amorim," serunya.

“Apakah kita memainkan sepak bola yang mewah, menarik, dan fantastis saat ini? Mungkin tidak, tetapi kita menyelesaikan pekerjaan. Kita mungkin bukan tim yang lebih baik di Chelsea, tetapi ketika Anda bermain dengan pemain-pemain yang sangat minim di lini belakang, memainkan Mazraoui sebagai bek tengah dan tetap meraih kemenangan dan tanpa kebobolan, itu menunjukkan ketahanan tim yang luar biasa. Saya rasa ia pantas mendapatkan kesempatan," tegas Pallister.

(Sportsmole)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya