Profil John Ternus, CEO Apple Baru Pengganti Tim Cook

Untuk mengenal lebih dekat dengan CEO Apple yang baru, berikut profil John Ternus.

oleh IskandarDiterbitkan 21 April 2026, 09:40 WIB
John Ternus, CEO Apple baru pengganti Tim Cook. Credit: Apple

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cook mengumumkan akan melepas jabatannya sebagai CEO Apple per 1 September 2026. Ia pun langsung menunjuk John Ternus yang dinilai sebagai sosok paling tepat.

"Seseorang baru akan mengambil alih posisi yang saya yakini dalam hati saya adalah pekerjaan terbaik di dunia. Pemimpin itu adalah John Ternus," ujarnya.

Untuk mengenal lebih dekat dengan CEO Apple yang baru, berikut profil John Ternus, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Selasa (21/4/2026).

Eksekutif teknik perangkat keras ini adalah orang dalam Apple sejak lama, yang menunjukkan bahwa perusahaan akan tetap menghasilkan keuntungan di bawah kepemimpinan Cook.

Keuntungan tahunan Apple sekarang mencapai lebih dari USD 100 miliar, dan pada bulan Januari perusahaan mengumumkan pendapatan rekor dari iPhone-nya, didorong oleh peningkatan permintaan di Tiongkok.

“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini untuk melanjutkan misi Apple,” kata Ternus dalam siaran pers perusahaan.

“Setelah menghabiskan hampir seluruh karier saya di Apple, saya beruntung telah bekerja di bawah Steve Jobs dan memiliki Tim Cook sebagai mentor saya. Merupakan suatu kehormatan untuk membantu membentuk produk dan pengalaman yang telah mengubah begitu banyak cara kita berinteraksi dengan dunia dan satu sama lain,” sambungnya.

Cook akan tetap menjabat sebagai CEO Apple hingga 1 September 2026 untuk membantu transisi kepemimpinan. Ia memuji penggantinya sebagai sosok yang memiliki pikiran seorang insinyur, jiwa seorang inovator, serta hati untuk memimpin dengan integritas dan kehormatan.

Ternus memulai kariernya di Apple pada tahun 2001 dan menjabat sebagai wakil presiden teknik perangkat keras pada 2013, kemudian kepala departemen pada tahun 2021, bertanggung jawab atas komponen fisik yang membentuk produk Apple.

Di antara pencapaiannya yang terkenal adalah pengembangan dan peluncuran chip silikon milik Apple untuk lini komputer Mac-nya, di mana penjualannya melonjak setelah mengganti chip Intel pada tahun 2020. Demikian menurut laporan Wall Street Journal.

 

Insinyur Mekanik yang Ramah

Produk baru yang diluncurkan di bawah kepemimpinannya di divisi perangkat keras termasuk Apple Watch dan lini headphone AirPods, yang keduanya berkembang menjadi lini bisnis utama bagi Apple, dan headset Vision Pro.

Wall Street Journal menggambarkan Ternus sebagai "seorang insinyur mekanik yang ramah" dengan gaya manajemen mirip Cook dan tenang daripada Steve Jobs yang inspiratif tetapi mudah berubah-ubah. Penggantinya adalah Johny Srouji, yang sebelumnya bekerja sebagai wakil presiden senior perangkat keras Apple.

Cook, yang bergabung dengan Apple pada tahun 1998 dan menggantikan Jobs sebagai CEO pada tahun 2011, telah terlibat dalam perencanaan suksesi selama hampir setahun, seperti yang dilaporkan New York Times pada Januari, setelah Cook memberi tahu dewan direksi dan para pemimpin senior perusahaan bahwa ia ingin mengurangi jam kerjanya.

Ternus telah menjadi favorit perusahaan untuk menggantikan Cook, menurut laporan surat kabar tersebut.

Menunggu Gebrakan untuk Bersaing di Industri AI

Ternus, seorang warga asli California, menerima gelar sarjana teknik mesin dari Universitas Pennsylvania, bergabung dengan tim renang universitas di kampus, dan memenangkan beberapa perlombaan. Setelah lulus pada tahun 1997, ia sempat bekerja di Virtual Research Systems, sebuah perusahaan rintisan realitas virtual.

Meskipun Ternus mungkin akan memimpin di jalur yang sama dengan yang ditempuh Cook menuju kesuksesan yang menguntungkan, ia akan menghadapi tekanan untuk mengejar ketertinggalan dengan para pesaing Apple di Silicon Valley dalam hal kecerdasan buatan (AI), di mana Apple tertinggal meskipun memimpin dalam perangkat keras konsumen.

Ia akan mewarisi janji pembaruan asisten virtual Siri dan fitur AI yang terus dinanti para pengguna setia Apple. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya