Liputan6.com, Jakarta - Gema Sadhana menggelar acara Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia di kawasan Monumen Nasional atau Monas, Jakarta, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 3.800 peserta dari berbagai daerah dan latar belakang agama maupun kepercayaan. Salah satu yang hadir produser Rapi Films, Gope T Samtani. Seperti diketahui, rekam jejak Gope T Samtani di industri film Tanah Air tak diragukan lagi. Dari tangannya lahir film laris seperti Sundel Bolong, Hangout, Dear Nathan, Waktu Magrib hingga Pengadi Setan.
Gope T Samtani menjelaskan, Malam Renungan Suci diisi berbagai kegiatan, dari meditasi, teknik pernapasan, hingga penyalaan ribuan cahaya sebagai harapan bagi perdamaian dunia. Peserta datang dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Sumatra Barat, hingga Makassar. Gope T Samtani, selaku Ketua Dewan Pembina Sadhana sekaligus perwakilan masyarakat India di Indonesia, mengapresiasi atas terselenggaranya Malam Renungan Suci.
Advertisement
“Momen tersebut menjadi pengingat penting akan nilai persatuan dan harmoni lintas budaya yang selama ini terjaga di Indonesia, serta berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dipelihara di masa mendatang,” kata Gope T Samtani di Jakarta, Minggu (19/4/2026).
Senada dengan Gope T Samtani, Ketua Umum Gema Sadhana, A.S. Kobalen menyatakan, kegiatan ini lahir dari inisiatif komunitas yang kerap dianggap minoritas seperti Hindu, Buddha, Konghucu, dan aliran kepercayaan. Kegiatan ini salah satu upaya memperkuat solidaritas lintas agama dan budaya, serta mengirim pesan damai dari Indonesia untuk dunia.
Menjaga Indonesia
“Kami ingin menunjukkan kami tidak pernah merasa minoritas. Kami bagian dari bangsa ini dan punya tanggung jawab untuk berbuat sesuatu, termasuk menjaga citra Indonesia di mata dunia, terutama di tengah situasi global yang tidak baik-baik saja,” ujar Kobalen.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty dan Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia, Sashikala Premawardhane.
Bersama, Kita Pasti Kuat
Ada pula pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta. Kobalen bersyukur Malam Renungan Suci berjalan lancar. Ia percaya, merawat persatuan salah satu kunci kekuatan bangsa Indonesia.
“Kami percaya, bersama kita pasti bisa dan bersama kita pasti kuat,” ungkapnya seraya menilai kegiatan ini momentum bersejarah yang menunjukkan kuatnya persatuan di tengah keragaman.
Ingin Mencatat Sejarah
Ribuan peserta dari berbagai agama dan etnis yang menghadiri Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia adalah bukti nyata nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika tetaplah hidup.
“Kami ingin mencatat sejarah bahwa di tengah kondisi global yang tidak baik-baik saja, kami menghadirkan kekuatan doa bersama. Sebuah silent prayer untuk harmoni dunia,” ucap Kobalen.