Tak Hanya Ikan, Telur Sapu-Sapu Juga Dibasmi di Jakpus

Penangkapan tersebut tidak hanya difokuskan pada ikan sapu-sapu, tetapi juga telurnya, agar tidak kembali menginvasi perairan sungai.

oleh Tim NewsDiterbitkan 17 April 2026, 17:02 WIB
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mengangkat jaring berisi ikan sapu-sapu di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus) menggelar kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu beserta telurnya di aliran sungai di wilayah setempat setiap Jumat pagi.

"Setiap Jumat pagi, salah satu gerakannya, yaitu menangkap ikan sapu-sapu," kata Wali Kota Jakarta Pusat Arifin di Jakarta, Jumat (17/4).

Menurut dia, dalam kesempatan kali ini, Pemkot Jakpus menangkap ikan sapu-sapu di delapan kecamatan yang berada di Jakarta Pusat.

Arifin menjelaskan penangkapan tersebut tidak hanya difokuskan pada ikan sapu-sapu, tetapi juga telurnya agar tidak kembali menginvasi perairan sungai.

"Kami tidak hanya menangkap ikannya saja, tapi telurnya pun menjadi sasaran target operasi kita," ujar Arifin.

Dia pun berharap dengan ditangkapnya ikan dan telur sapu-sapu, maka populasi hewan tersebut dapat berkurang sehingga sungai yang ada di Jakarta kembali dihuni ikan lainnya.

Arifin menambahkan para pemancing di wilayah Jakpus juga sudah mulai mengeluh karena ikan seperti mujair, lele, nila dan lainnya sulit didapatkan.

Kondisi tersebut, kata dia, terjadi karena saat ini, sungai di Jakarta Pusat lebih banyak dihuni oleh ikan sapu-sapu yang tahan terhadap kondisi sungai.

"Kita harus mampu melakukan pengurangan populasi ikan sapu-sapu di perairan Jakarta, karena sekarang ini sudah sangat menguasai," tutur Arifin.

 

6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Jakarta Hari Ini, Terbanyak di Jaksel

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) menunjukkan ikan sapu-sapu di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat hasil signifikan dalam operasi penangkapan ikan sapu-sapu yang digelar serentak di lima wilayah kota pada pukul 7.30 hingga 11.00 WIB, Jumat (17/4/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok mengatakan, total tangkapan dalam kegiatan itu mencapai 68.880 ekor dengan berat total 6.979,5 kilogram (kg) atau 6,98 ton.

“Hasil tangkapan ikan yang diperoleh mencapai 6,98 ton,” kata Hasudungan, Jumat (17/4/2026).

Ia menyebut dari total tersebut, Jakarta Selatan (Jaksel) menjadi penyumbang terbesar dengan tangkapan mencapai 63.600 ekor atau setara 5,3 ton. Penangkapan terpusat di Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.

Selain itu, Hasudungan menyatakan jangkauan tangkapan yang cukup luas serta populasi ikan sapu-sapu yang tinggi di Setu Babakan juga menjadi faktor banyaknya ikan yang berhasil ditangkap di wilayah tersebut.

“Karena indikasi dan laporan masyarakat populasi ikan tersebut banyak di sana di samping itu perairannya luas,” kata Hasudungan.

Sementara itu, Jakarta Timur (Jaktim) mencatat hasil 4.128 ekor dengan berat 825,5 kilogram dari 10 titik kecamatan. Jakarta Pusat menyumbang 536 ekor atau 565 kilogram dari tujuh titik kecamatan.

Adapun Jakarta Utara (Jakut) menghasilkan 545 ekor dengan berat 271 kilogram dari Saluran PHB RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading.

Jakarta Barat menjadi wilayah dengan tangkapan paling sedikit yakni 71 ekor atau 17 kilogram dari Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng.

 

Usai Ditangkap, Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan dengan Cara Tak Biasa: Dibelah Sebelum Dikubur

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mengangkat jaring berisi ikan sapu-sapu di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026). Operasi penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan serentak di lima wilayah DKI Jakarta (merdeka.com/Arie Basuki)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar operasi besar-besaran penangkapan ikan sapu-sapu, Jumat (17/4/2026). ‘Perang’ terhadap ikan sapu-sapu dilakukan di lima wilayah Jakarta.

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan melakukan pemusnahan ikan sapu-sapu dengan cara dibelah dan dikubur. Ini tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta dalam menjaga ekosistem lingkungan.

“Setelah ditangkap, ikan sapu-sapu akan dimusnahkan dengan cara dibelah dua dan dikubur di lokasi yang sudah kami tetapkan,” kata Kepala Seksi Perikanan Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan Arief Prakoso. Dikutip dari Antara, Jumat (17/4/2026).

Arief mengatakan secara teknis penangkapan dimulai dari pintu air hingga kawasan pertigaan yang dikenal warga sebagai Kali Tengah. Ikan yang berhasil ditangkap nantinya akan dimusnahkan dengan cara dikubur di lokasi yang telah ditentukan di sekitar pintu air.

Operasi penangkapan ikan sapu-sapu juga akan digelar serentak di lima wilayah Jakarta pada Jumat, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan kolaborasi lintas unit kerja perangkat daerah (UKPD), antara lain Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan, Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta Badan Air.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya