Emiten LPPF Tebar Dividen Rp 250, Simak Jadwal Pembagiannya

Intip jadwal lengkap pembagian dividen PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) untuk tahun buku 2025.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 17 April 2026, 13:00 WIB
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 556,81 miliar. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 556,81 miliar. Seiring pembagian dividen itu, pemegang saham akan mendapatkan Rp 250 per saham.

Pembagian dividen tahun buku 2025 itu berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 15 April 2026.

Pembagian dividen tahun buku 2025 itu berdasarkan data keuangan per 31 Desember 2025 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 725,37 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 3,84 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 272,90 miliar.

Berikut jadwal pembagian dividen tahun buku 2025:

  • Tanggal efektif pada 15 April 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan apsar negosiasi pada 23 April 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 24 April 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 27 April 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 28 April 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 27 April 2026 waktu 16:00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 4 Mei 2026

Berdasarkan data RTI, harga saham LPPF naik 0,78% menjadi Rp 1.940 per saham. Harga saham LPPF dibuka bertambah 10 poin ke posisi Rp 1.935 per saham. Saham LPPF berada di level tertinggi Rp 1.955 dan terendah Rp 1.930 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.377 kali dengan volume perdagangan saham 62.405 saham. Nilai transaksi Rp 12,1 miliar.

Pembukaan IHSG pada 17 April 2026

Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 98,791 miliar senilai Rp67,823 triliun. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi dibuka menguat 24,43 poin atau 0,32 persen ke posisi 7.645,81.

Dikutip dari Antara, Jumat (17/4/2026) kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,16 poin atau 0,15 persen ke posisi 758,48.

Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Jumat, (17/4/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,03% dan disertai dengan aksi jual saham oleh asing Rp 1 triliun pada perdagangan saham Kamis, 16 April 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBCA, BBRI, BMRI, ASII dan BREN.

“IHSG berpotensi rebound hari ini,” ujar Head of Retail BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.580-7.600 dan level resistance 7.650-7.730 pada Jumat pekan ini.

Dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG diperkirakan sentuh level support 7.527 up to 7.415 masih akan diuji pada Jumat pekan ini. “Oleh karena itu, saran hold atau wait and see sambil menanti IHSG stabil di level support area, atau sekalian menanti resistance break out menembus 7.740-7.773 sebelum memutuskan lebih invested lagi,” demikian seperti dikutip.

 

Penutupan IHSG pada 16 April 2026

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah pada perdagangan saham Kamis, (16/4/2026). Koreksi IHSG hari ini di tengah nilai transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun dan sektor saham transportasi pimpin kenaikan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melemah tipis 0,03% menjadi 7.621,38. Indeks saham LQ45 merosot 0,35% menjadi 757,32. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.705,03 dan level terendah 7.575,52. Sebanyak 356 saham menguat sehingga tahan koreksi IHSG. Sementara itu, 318 saham melemah dan 147 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.636.683 kali dengan volume perdagangan saham 39,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.128.

Sektor saham pada Kamis pekan ini bervariasi. Sektor saham transportasi naik 3,36%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham kesehatan bertambah 2,37%, sektor saham industri bertambah 0,95%. Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,13%, sektor saham keuangan naik 0,11% dan sektor saham teknologi mendaki 1,45%.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya