Geely Tantang Dominasi Jepang Lewat i-HEV, Sistem Hybrid yang Canggih dan Super Irit

Teknologi i-HEV (Intelligent Hybrid Electric Vehicle) menjadi bagian dari strategi Geely dalam memperkuat eksistensi di pasar kendaraan hybrid global

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 14 April 2026, 20:04 WIB
i-HEV (Intelligent Hybrid Electric Vehicle), teknologi hybrid terbaru Geely yang memiliki performa mengesankan. (Carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - Geely resmi memperkenalkan teknologi hybrid terbarunya yang diberi nama i-HEV (Intelligent Hybrid Electric Vehicle). Inovasi ini diklaim mampu menghadirkan efisiensi termal hingga 48,4 persen, sekaligus mencatat konsumsi bahan bakar yang sangat irit.

Mengutip laporan CarNewsChina, teknologi ini menjadi bagian dari strategi Geely dalam memperkuat eksistensi di pasar kendaraan hybrid global.

Pabrikan asal China tersebut juga secara terbuka menantang dominasi produsen Jepang yang selama ini identik dengan teknologi hybrid.

Salah satu daya tarik utama i-HEV adalah tingkat efisiensi termalnya yang mencapai 48,4 persen. Angka ini tergolong sangat tinggi untuk mesin berbasis pembakaran internal yang dipadukan dengan motor listrik.

Dalam pengujian, sistem hybrid ini bahkan mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 2,22 liter per 100 km. Sementara dalam penggunaan normal, Geely menyebut rata-rata konsumsi BBM berada di kisaran 3 L/100 km, atau tetap di bawah 4 L/100 km.

Catatan tersebut menjadikan i-HEV sebagai salah satu teknologi hybrid paling efisien di kelasnya saat ini.

Keunggulan lain dari i-HEV terletak pada integrasi teknologi berbasis kecerdasan buatan. Geely menyematkan sistem “AI Cloud Power” yang mampu mengatur kerja mesin bensin dan motor listrik secara real-time.

Sistem ini menganalisis berbagai parameter seperti suhu, kelembapan udara, hingga ketinggian wilayah untuk mengoptimalkan penggunaan energi.

Dengan pendekatan tersebut, efisiensi bahan bakar bisa dijaga tetap optimal dalam berbagai kondisi berkendara.

Tak hanya hemat, performa juga mengalami peningkatan. Geely mengklaim output tenaga dari sistem hybrid ini meningkat sekitar 20 persen dibandingkan teknologi HEV konvensional.

 

Segera Dipasarkan

Geely memastikan teknologi i-HEV akan segera diaplikasikan pada sejumlah model terbaru mereka mulai 2026. Setidaknya empat hingga lima kendaraan akan mengusung sistem ini.

Beberapa model yang disebut bakal mengadopsinya antara lain Geely Emgrand, Geely Preface, Geely Monjaro, serta Geely Starray.

Langkah ini menegaskan keseriusan Geely dalam memperluas penggunaan teknologi hybrid sebagai bagian dari transisi menuju elektrifikasi penuh.

Selama ini, pasar hybrid global masih didominasi oleh pabrikan Jepang seperti Toyota dan Honda. Namun, kehadiran i-HEV diyakini bisa menjadi penantang serius di segmen tersebut.

Dengan kombinasi efisiensi tinggi, teknologi AI, serta peningkatan performa, Geely berupaya menghadirkan alternatif yang lebih modern di pasar kendaraan hybrid.

Di tengah pesatnya perkembangan mobil listrik murni, teknologi seperti i-HEV dinilai menjadi solusi transisi yang ideal.

Selain menawarkan efisiensi bahan bakar, sistem ini juga tidak sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya seperti kendaraan listrik berbasis baterai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya