Banjir Bandang Terjang Lampung Barat: Jembatan Penghubung Putus, Akses Warga Lumpuh

Banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Lampung Barat. Peristiwa itu menyebabkan jembatan penghubung di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong putus.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 14 April 2026, 15:35 WIB
Jembatan penghubung di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong, putus akibat diterjang arus deras. (Dok. Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Lampung Barat pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa itu menyebabkan jembatan penghubung di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong, putus akibat diterjang arus deras.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Provinsi Lampung, banjir dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan Sungai Way Kabul meluap. Kondisi ini diperparah dengan struktur jembatan yang sebelumnya telah mengalami pengikisan sejak beberapa hari terakhir.

Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, menjelaskan derasnya arus sungai menggerus bagian bawah jembatan hingga akhirnya tak mampu menahan tekanan air.

“Curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap dan menggerus struktur jembatan yang sudah terdampak sejak 5 April lalu. Akhirnya jembatan tersebut putus,” kata Wahyu, Selasa (14/4/2026).

Jembatan yang putus memiliki lebar sekitar 6 meter, dengan kedalaman gerusan mencapai kurang lebih 10 meter.

Akibatnya, jalur utama penghubung antarwilayah tidak dapat dilalui kendaraan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kerusakan dinilai cukup signifikan karena aktivitas masyarakat terganggu.

“Korban nihil, tapi dampaknya besar karena ini akses utama warga,” ungkapnya.

BPBD menyebut kondisi terkini di lokasi masih belum memungkinkan untuk dilintasi. Kerusakan parah pada badan jalan dan jembatan membuat akses sementara ditutup demi keselamatan.

 

BPBD Siaga

Petugas BPBD Kabupaten Lampung Barat kini telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen, pengamanan area, serta menyiapkan langkah penanganan darurat.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

Kepala BPBD Lampung Barat, Padang Priyo Utomo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut tim masih melakukan peninjauan di sejumlah titik terdampak banjir bandang.

“Saat ini kami masih di lapangan untuk mengecek beberapa lokasi terdampak,” ujarnya singkat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya