Scudetto Serie A 2025/2026 Sudah Dikantong Inter Milan?

Inter Milan kokoh di puncak klasemen Serie A 2025/2026 dengan keunggulan besar. Scudetto kian dekat usai menang 4-3 atas Como dan rival terpeleset.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 13 April 2026, 15:15 WIB
Selebrasi Cristian Chivu dalam laga Liga Italia 2025/2026 antara Como vs Inter Milan, Senin (13/4/2026). (Antonio Saia/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan semakin sulit dikejar dalam perburuan gelar Serie A 2025/2026. Nerazzurri menunjukkan mental juara saat meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Como pada pekan ke-32. Hasil ini membuat posisi mereka di puncak klasemen semakin kokoh.

Laga di Stadion Giuseppe Sinigaglia berjalan penuh ketegangan. Tujuh gol tercipta dalam pertandingan tersebut, memperlihatkan betapa sengitnya duel yang dijalani Inter. Namun, pada akhirnya, Inter mampu keluar sebagai pemenang dan mengamankan tiga poin krusial.

Momentum Inter semakin sempurna karena para pesaing gagal meraih hasil maksimal. Napoli hanya bermain imbang 1-1 melawan Parma. Sementara itu, AC Milan justru tumbang 0-3 di kandang sendiri saat menjamu Udinese.

Kondisi ini membuat jarak di papan klasemen semakin melebar. Inter kini mengoleksi 75 poin, unggul sembilan angka dari Napoli di posisi kedua. Bahkan, selisih dengan Milan sudah mencapai 12 poin.

Dengan hanya enam pertandingan tersisa, peluang Inter untuk meraih Scudetto sangat terbuka lebar. Secara matematis memang belum dipastikan, tetapi secara realistis, dominasi mereka sulit dibendung.


Dominasi Inter dan Momentum Tak Terbendung

Inter Milan menambah poin penuh pada laga sengit melawan Como dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026, Minggu (12/04/2026). (AFP/Piero Cruciatti)

Kemenangan atas Como menjadi gambaran karakter kuat Inter musim ini. Mereka mampu bertahan di tengah tekanan dan tetap produktif dalam mencetak gol. Mentalitas seperti ini menjadi pembeda utama dalam perburuan gelar.

Selain itu, konsistensi performa menjadi kunci utama kesuksesan Inter. Marcus Thuram dan rekan-rekannya mampu menjaga ritme permainan sepanjang musim. Mereka jarang kehilangan poin di momen krusial.

Di saat yang sama, para rival justru tampil inkonsisten. Napoli gagal memaksimalkan peluang untuk memangkas jarak. AC Milan bahkan mengalami penurunan performa yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kombinasi antara performa solid Inter dan inkonsistensi pesaing membuat jarak semakin sulit dikejar. Situasi ini menjadikan Inter sebagai kandidat juara yang sangat kuat.


Chivu Tetap Waspada, Enggan Bicara Juara

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu tampak gembira usai timnya menang atas Como dalam lanjutan Serie A, Senin (13/4/2026) dini hari WIB. (AFP/Cruciatti Piero)

Meski berada dalam posisi sangat menguntungkan, pelatih Cristian Chivu memilih untuk tetap rendah hati. Ia menegaskan bahwa timnya belum mencapai apa pun secara matematis. Fokus utama tetap pada setiap pertandingan yang tersisa.

"Saya akan mengikuti jejak rekan-rekan saya yang hanya membicarakan kualifikasi Liga Champions dan saya akan mengatakan bahwa kami senang bisa mendekati target tersebut," ucap Chivu

Pernyataan tersebut menunjukkan pendekatan realistis yang diambil oleh sang pelatih. Ia tidak ingin para pemain kehilangan fokus di fase krusial musim. Disiplin mental menjadi hal yang terus dijaga.

"Secara matematis, kami belum sampai di sana," tegasnya.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya