RUPS Jasa Marga Digelar Mei 2026, Simak Jadwalnya

Manajemen Jasa Marga (JSMR) menyatakan, RUPS tahunan ini merupakan bagian kewajiban dari perusahaan terbuka.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 13 April 2026, 12:18 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2025.(Persero) Tbk. (Dok JSMR)

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan atau RUPST untuk tahun buku 2025.

Informasi tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (13/4/2026). Corporate Secretary & Chief Administration Officer perseroan, Ari Wibowo, menyampaikan RUPS Tahunan ini merupakan bagian dari kewajiban perusahaan terbuka dalam melaporkan kinerja dan mengambil keputusan strategis kepada para pemegang saham.

Perseroan menetapkan RUPS Tahunan akan dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 13.30 WIB. Rapat ini akan membahas kinerja perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Pelaksanaan RUPS akan dilakukan secara elektronik melalui platform eASY.KSEI atau Electronic General Meeting System milik Kustodian Sentral Efek Indonesia. Langkah ini sejalan dengan tren digitalisasi dalam penyelenggaraan rapat perusahaan terbuka serta memberikan kemudahan akses bagi para pemegang saham.

Penggunaan sistem e-RUPS memungkinkan partisipasi pemegang saham tanpa harus hadir secara fisik, sehingga meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pengambilan keputusan perusahaan. Tanggal Penting dan Kepatuhan Regulasi Perseroan juga menetapkan tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak menghadiri RUPS, yakni pada 27 April 2026. Pemegang saham yang tercatat hingga tanggal tersebut berhak untuk mengikuti dan memberikan suara dalam rapat.

Pengumuman RUPS ini disampaikan untuk memenuhi ketentuan Pasal 52 Ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04.2020 tentang rencana dan penyelenggaraan RUPS perusahaan terbuka. Selain melalui situs eASY.KSEI, informasi RUPS juga dipublikasikan melalui situs pelaporan elektronik BEI dan OJK serta laman resmi perseroan. Publikasi dilakukan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, guna menjangkau seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor asing.

 

 

Dividen 2024

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpampang di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor saham berada di zona merah. Pelemahan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan dividen sebesar Rp 1,13 triliun atau setara dengan 25 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2024. Jumlah dividen itu setara dengan Rp 156,23 per lembar saham.

Pembagian dividen tersebut menjadi keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu, 7 Mei 2025.

Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Ari Wibowo mengatakan dividen itu akan dibagikan kepada pemegang saham dengan pencatatan per 21 Mei 2025.

"Dividen tersebut akan dibayarkan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal pencatatan 21 Mei 2025,” kata Ari dalam keterangannya, Rabu (7/5/2025).

Nilai dividen Rp 156,23 per saham itu meningkat siginifikan dari pembagian atas tahun buku 2023 yang dipatok Rp 37,86 per saham. Jika dihitung, peningkatannya mencapai 312,61 persen.

"Sisa laba bersih tahun 2024 Perseroan dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan lain," kata Ari.

 

Kinerja Keuangan 2024

Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith

Sebelumnya, kinerja keuangan BUMN berkode saham JSMR tersebut menunjukkan pertumbuhan positif. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 18,73 triliun atau tumbuh 20,32 persen secara tahunan (year on year/yoy). Laba inti perusahaan tercatat sebesar Rp 3,7 triliun atau tumbuh 35,95 persen.

EBITDA Jasa Marga juga meningkat 27,3 persen menjadi Rp 12,62 triliun dengan EBITDA margin 67,38 persen.

Capaian tersebut sebagai buah atas strategi Perseroan untuk melakukan konsolidasi kembali atas tiga ruas jalan tol yang meliputi ruas Batang-Semarang, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertosono dengan melakukan pembelian kembali atas unit Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) di tahun 2024.

Dalam rangka mengoptimalkan portofolio bisnis Perseroan, pada 2024, Jasa Marga berhasil melakukan aksi korporasi Pendanaan Berbasis Ekuitas (Equity Financing) PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dengan menggandeng strategic partner untuk mendapatkan sumber pendanaan alternatif berbasis ekuitas. 

Perseroan tetap menjadi pengendali utama dan mempertahankan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas pada PT JTT dengan kepemilikan saham sebesar 65 persen. 

"Perolehan hasil pendanaan digunakan untuk mengoptimalkan struktur modal dan rasio hutang Perseroan, sehingga kapasitas dan kondisi keuangan Perseroan dalam jangka panjang akan tetap terjaga seiring dengan penyelesaian ruas jalan tol baru," tutur Ari.

Tingkat Solvabilitas Semakin Baik

Efek positif dari strategi Perseroan untuk melakukan penguatan kapasitas keuangan dapat dilihat dari tingkat solvabilitas yang semakin membaik di tahun 2024 dengan Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) menjadi 1,04x dan Interest Coverage Ratio (ICR) mencapai 3,13x. 

Dengan kemampuan Perseroan untuk dapat menjaga rasio covenant di tengah kebutuhan ekspansi bisnis dan ditopang EBITDA Perseroan yang selalu bertumbuh dengan baik, maka kinerja Debt to EBITDA turun dari 6,9x di tahun 2023 menjadi 4,7x di tahun 2024.

Pada RUPST Tahun Buku 2024 ini, Perseroan turut menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum melalui Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2024. Hingga 31 Desember 2024, seluruh dana yang diperoleh dari penawaran umum tersebut telah terserap secara penuh, dengan total realisasi sebesar Rp 926,56 miliar.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya