Deretan Hoaks Sasar Donald Trump, dari Video hingga Cuitan Palsu

Presiden Donald Trump kerap menjadi sasaran hoaks, simak beberapa di antaranya dalam artikel ini!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 13 April 2026, 17:00 WIB
Presiden Donald Trump kerap menjadi sasaran hoaks. (Joe Raedle/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait Presiden AS Donald Trump beberapa kali beredar di masyarakat. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Donald Trump Unggah Cuitan Marah ke Indonesia Terkait Konflik dengan Iran

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Presiden AS Donald Trump marah pada Indonesia terkait konflik dengan Iran. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 9 April 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar cuitan dari Donald Trump dalam Truth Social dengan narasi sebagai berikut:

"Kebanyakan orang Indonesia adalah Sunni, benar kan? Dan selama BERTAHUN-TAHUN, kalian mendengar tanpa henti tentang bagaimana Syiah itu "salah," "berbahaya," semuanya—kampanye BESAR, omongan besar. Semua orang berteriak.

​Dan sekarang? Tiba-tiba mereka MENDUKUNG rezim Syiah di Iran—hanya karena musuhnya adalah Israel dan Amerika. LUAR BIASA bagaimana hal itu bekerja! Benar-benar berubah total. Tidak ada konsistensi, tidak ada prinsip—hanya politik.

​Katakan satu hal kemarin, lakukan hal yang SEBALIKNYA hari ini. Sangat meyakinkan... BUKAN! HIPOKRISI (Kemunafikan) di level yang sangat berbeda. MENYEDIHKAN!!

​PRESIDEN DONALD J. TRUMP"

Akun itu menambahkan narasi:

"Nah kan mau memanfaatkan "Sunni-Syiah Bro mau melakukan taktik belanda"

Lalu benarkah postingan Presiden AS Donald Trump marah pada Indonesia terkait konflik dengan Iran? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Foto Presiden Prabowo dengan Donald Trump Pamer Produk Daging Babi

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Presiden Prabowo bersama Presiden AS Donald Trump berfoto memamerkan daging babi. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 27 Februari 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Presiden Prabowo dengan Donald Trump dan Presiden Prabowo memamerkan produk daging babi dengan narasi:

"Pamer Daging Babi Prabowo dan Donal Tram. MUI Jangan di Makan makanan haram"

Akun itu menambahkan narasi:

"Pamer daging babi Prabowo & Donal Tram. Bagaimana Menurut Natizen??.."

Lalu benarkah postingan Presiden Prabowo bersama Presiden AS Donald Trump berfoto memamerkan daging babi? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video ini Presiden AS Donald Trump Mengolok-olok Pakistan 

Sebuah video yang diklaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengolok-olok Pakistan beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 9 Mei 2025.

Dalam video tersebut, tampak Donald Trump sedang berpidato di atas mimbar. Ia kemudian menyiram air dari botol plastik ke arah penonton.

"I Need water, help me," kata Donald Trump dalam video tersebut.

Video itu kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Donald Trump mengolok-olok Pakistan setelah India menutup empat sumber air di Kashmir.

"Donald Trump mengolok-olok Pakistan setelah India menutup 4 sumber air yang mengalir ke Pakistan di Kashmir. Akankan hal ini semakin mempercepat perang India-Pakistan?" demikian narasi dalam video tersebut.

"Ternyata india di dukung Amerika.." tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 4 kali dibagikan dan mendapat beberapa komentar dari warganet.

Benarkah dalam video itu Presiden AS Donald Trump mengolok-olok Pakistan? Simak dalam artikel berikut ini…

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya