Dani Carvajal Menuju Pintu Keluar Real Madrid setelah Situasi Memanas

Dani Carvajal berpotensi tinggalkan Real Madrid setelah konflik internal dan penurunan peran di skuad musim ini.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 10 April 2026, 16:41 WIB
Di babak kedua, Real Madrid tampil lebih agresif dengan penguasaan bola yang lebih tinggi. Tampak dalam foto, bek Real Madrid asal Spanyol, Dani Carvajal (kiri) berebut bola dengan gelandang Osasuna asal Spanyol, Jon Moncayola, selama pertandingan pekan ke-25 La Liga 2025/2026 di Stadion El Sadar, Pamplona pada Sabtu 21 Februari 2026 waktu setempat atau Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Karier Dani Carvajal di Real Madrid tampaknya memasuki fase krusial yang tidak mudah. Bek kanan senior itu kini berada di ambang perpisahan setelah situasi internal tim semakin rumit.

Perkembangan terbaru mengindikasikan bahwa peluang Carvajal bertahan semakin menipis. Akhir musim ini berpotensi menjadi momen terakhirnya mengenakan seragam Real Madrid.

Kondisi tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari proses panjang yang terus memburuk. Cedera, penurunan menit bermain, serta perubahan arah klub menjadi faktor utama di balik situasi ini.


Menit Bermain Menurun dan Cedera Jadi Faktor

Gelandang Bayern Munchen, Alphonso Davies (kiri) berebut bola dengan bek Real Madrid, Dani Carvajal pada laga leg kedua semifinal Liga Champions 2023/2024 di Santiago Bernabeu Stadium, Madrid, Rabu (8/5/2024). (AP Photo/Manu Fernandez)

Musim ini, Carvajal hanya mencatatkan 768 menit bermain di semua kompetisi. Angka tersebut jauh dari standar yang biasa ia capai saat berada di puncak performa.

Masalah lutut serius membuat ritmenya terganggu di momen penting. Dampaknya, ia kesulitan menjaga konsistensi yang dulu menjadi kekuatan utamanya.

Situasi ini membuat posisinya tergeser dalam hierarki tim. Ia tidak lagi menjadi pilihan utama dalam pertandingan besar seperti sebelumnya.


Ketegangan Internal Mulai Terlihat

Bek Real Madrid asal Spanyol bernomor punggung 02, Dani Carvajal, bereaksi di lapangan selama pertandingan Liga Spanyol antara Club Atletico de Madrid dan Real Madrid CF di stadion Metropolitano di Madrid pada 27 September 2025. (Javier SORIANO/AFP)

Rasa frustrasi Carvajal mulai terlihat di ruang publik dalam beberapa kesempatan. Ia bahkan sempat terlibat percakapan emosional dengan pelatih fisik Antonio Pintus terkait minimnya kesempatan bermain.

Dari sudut pandangnya, kondisi ini sulit diterima. Pengalaman dan kontribusi panjangnya tidak lagi menjamin tempat reguler di lapangan.

Ironisnya, klub lebih sering memilih Trent Alexander-Arnold meski kerap mendapat kritik dalam aspek bertahan. Keputusan ini semakin memperkuat rasa tidak puas yang dirasakan Carvajal.


Masa Depan dan Arah Baru Klub

Bek Real Madrid asal Spanyol, Dani Carvajal, berebut bola dengan bek Real Betis asal Prancis, Romain Perraud, selama pertandingan sepak bola liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Real Betis di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 1 September 2024.Thomas COEX / AFP

Diskusi mengenai perpanjangan kontrak sempat muncul dalam internal klub. Namun, pembicaraan tersebut kini berhenti tanpa kejelasan lanjutan.

Kontrak Carvajal akan habis di akhir musim ini. Indikasi kuat menunjukkan bahwa klub siap melangkah tanpa salah satu pemain paling loyalnya.

Insiden di sesi latihan juga memperlihatkan kondisi mental sang pemain yang tengah tertekan. Tekel keras terhadap pemain muda Victor Valdepenas hingga menyebabkan cedera menjadi gambaran nyata situasi tersebut.

Real Madrid kini memasuki fase baru yang menuntut regenerasi dan energi segar. Dalam konteks itu, Carvajal dinilai tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan rencana jangka panjang klub.

Sumber: Madrid Universal


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya