Melihat Prospek dan Potensi Hasil Laut di Bali

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 10 April 2026, 16:00 WIB
Melihat Prospek dan Potensi Hasil Laut di Bali
Provinsi Bali memiliki sejumlah pelabuhan yang berperan penting dalam mendukung kegiatan perikanan dan kelautan. Pelabuhan perikanan di Bali menjadi basis penting untuk mengelola sumber daya laut yang berkelanjutan. Diketahui, pada 2024, produksi perikanan di Bali didominasi hasil laut dengan total mencapai lebih dari 127 ribu ton, didominasi komoditas tuna dan cakalang. Sementara, perdagangan ikan di Bali berpusat pada perikanan tangkap (tuna, kakap) dan budidaya, dengan pelabuhan utama di Benoa, Kedonganan, dan Pengambengan.
Para pekerja membawa ikan setelah para nelayan menurunkan hasil tangkapan mereka dari perahu di pantai Kedonganan dekat Denpasar, Bali, pada Jumat 10 April 2026. Provinsi Bali memiliki sejumlah pelabuhan yang berperan penting dalam mendukung kegiatan perikanan dan kelautan. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Pelabuhan perikanan di Bali menjadi basis penting untuk mengelola sumber daya laut yang berkelanjutan. Tampak dalam foto, orang-orang membeli ikan di pasar di pantai Kedonganan dekat Denpasar, Bali, pada Jumat 10 April 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Diketahui, pada 2024, produksi perikanan di Bali didominasi hasil laut dengan total mencapai lebih dari 127 ribu ton, didominasi komoditas tuna dan cakalang. Tampak dalam foto, pedagang menjual ikan di pasar di pantai Kedonganan dekat Denpasar, Bali, pada Jumat 10 April 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Sementara, perdagangan ikan di Bali berpusat pada perikanan tangkap (tuna, kakap) dan budidaya, dengan pelabuhan utama di Benoa, Kedonganan, dan Pengambengan. Tampak dalam foto, para pekerja membawa ikan setelah para nelayan menurunkan hasil tangkapan mereka dari perahu di pantai Kedonganan dekat Denpasar, Bali, pada Jumat 10 April 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya