Liputan6.com, Teheran - Tokoh senior kebijakan luar negeri Iran Seyed Kamal Kharazi, meninggal dunia pada Jumat pagi (10/4/2026) setelah mengalami luka parah akibat serangan udara yang menghantam kediamannya awal bulan ini.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi pihak keluarga, yang menyebut Kharazi wafat setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia sebelumnya terluka dalam serangan yang oleh pihak Iran disebut sebagai aksi terorisme dan diduga melibatkan musuh negara tersebut, termasuk Amerika Serikat dan Israel.
Advertisement
Menurut laporan, serangan udara pada 1 April 2026 menargetkan rumah Kharazi, menewaskan istrinya di lokasi kejadian dan menyebabkan dirinya mengalami luka serius. Sejak saat itu, ia dirawat dalam kondisi kritis hingga akhirnya meninggal dunia, dikutip dari laman WANA, Jumat (10/4).
Kharazi dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh dalam perumusan kebijakan luar negeri Iran. Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Iran, penasihat senior Pemimpin Tertinggi, serta memimpin sejumlah lembaga strategis, termasuk Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri.
Selain kiprahnya di dunia politik, Kharazi juga aktif di bidang akademik dan penelitian, termasuk menjabat sebagai kepala Pusat Ilmu Kognitif Iran serta anggota berbagai dewan penentu kebijakan nasional.
Kepergiannya dinilai sebagai kehilangan besar bagi Iran, terutama di tengah meningkatnya ketegangan regional. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak yang dituding terkait keterlibatan dalam serangan tersebut, sementara situasi di kawasan tetap memanas.