Ratu Meta dan Anisa Bahar Ungkap Jadi Korban Dugaan Penipuan, Awalnya Niat Bantu Teman

Menurut Ratu Meta, total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 09 April 2026, 19:00 WIB
Ratu Meta dan Anisa Bahar. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar kurang mengenakkan datang pedangdut Ratu Meta dan Anisa Bahar. Sebab, keduanya mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang melibatkan sebuah agen travel umrah.

Kasus ini bermula ketika Ratu Meta dihubungi temannya berinisial NF, yang merupakan pemilik agen perjalanan umrah. NF beralasan membutuhkan dana talangan untuk membeli tiket, dan berjanji akan segera menggantinya.

"Awal mulanya dia pinjam uang untuk keperluan kerja sama, katanya buat beli tiket umrah. Dia sampai nangis minta tolong ke saya. Waktu itu saya lagi menyetir, dia telepon terus, 'Gimana nih, saya harus cari uang'," kata Ratu Meta saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (8/4/2026).

"Terus dia bilang ke saya, 'Coba kamu kirim uang dulu.' Saya tanya buat apa, katanya buat bisnis tiket itu," Ratu Meta menyambung.

Ratu Meta akhirnya meminjamkan uang tanpa jaminan tertulis, dan hanya bermodalkan rasa saling percaya. Ia bahkan sampai mengumpulkan dana dari beberapa rekan lainnya demi memenuhi permintaan mendesak dari NF.

"Karena sistem kita memang kepercayaan dari dulu, saya transfer langsung ke dia. Terus dia bilang kurang lagi karena salah beli tiket, katanya buat umrah. Tapi tidak ada bukti karena kita masih percaya saja. Saya sampai cari uang ke teman-teman lain, ada uangnya Dini Fitri, uang orang lain juga saya kumpulin karena dia terus meneror saya lewat telepon, bilang belum makan dan sebagainya," jelas Ratu Meta.

Terkait total dana yang dihimpun, jumlahnya ternyata cukup fantastis karena melibatkan beberapa pihak. Ratu Meta merinci sumber dana yang ia kumpulkan untuk membantu keperluan tiket umrah yang diklaim oleh pelaku.

"Dari Dini Fitri Rp50 juta, dari teman saya yang lain juga ada. Totalnya lumayan, sampai ratusan juta," imbuhnya.

 

 


Janji yang Terus Molor

Ratu Meta dan Anisa Bahar. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Harapan agar uang tersebut kembali pupus setelah janji pengembalian yang diberikan NF terus menerus meleset dari jadwal. Situasi pun semakin tak kondusif lantaran tidak ada kepastian dari pihak peminjam.

"Janjinya cuma seminggu, dua minggu, molor ke sebulan, terus sampai dua bulan. Sampai akhirnya kita yang tadinya baik-baik jadi emosi," keluhnya.

Lanjut Baca:

Di sisi lain, Anisa Bahar ternyata tidak menyadari uang yang dipinjamkannya melalui Ratu Meta tersebut akan disalurkan kepada NF. Pemilik "Goyang Patah-Patah" ini mengaku memberikan pinjaman murni karena rasa percayanya kepada sang sahabat. "Saya nggak tahu kalau buat travel. Kalau saya tahu, saya nggak akan kasih. Dia (Ratu Meta) bilang buat dia. Dia kalau minta uang sama aku, satu menit langsung aku transfer. Begitu ngomong langsung aku kasih, Rp200 juta, Rp100 juta, langsung. Kalau total dengan kerugian materiil dan lain-lain ya Rp300 juta lebih. Kalau uang pribadi aku Rp100 juta, ditambah uang teman-temanku Rp50 juta," jelas Anisa Bahar. Kekecewaan mendalam juga dirasakan Anisa Bahar, saat dirinya sangat membutuhkan dana tersebut untuk biaya pengobatan anggota keluarganya. Ia baru mengetahui fakta sebenarnya setelah Ratu Meta memberanikan diri untuk berterus terang mengenai keberadaan uang tersebut. "Yang kasihan lagi, kakak aku kan sakit (anfal). Aku bilang aku butuh uang itu karena mau masukkan kakak ke rumah sakit. Tapi uangnya enggak ada. Baru di situ Ratu Meta cerita dan minta maaf, ternyata uangnya ada di NF itu. Dia pikir aku yang pakai uangnya, ternyata dipinjamkan ke orang lain," tutur Anisa dengan mata berkaca-kaca.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya