Liputan6.com, Jakarta - Iran mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump "secara prinsip" telah menerima proposal berisi 10 poin tuntutan dari Iran. Proposal ini bertujuan untuk mengakhiri perang, menurut laporan lembaga penyiaran milik Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB).
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran menyatakan proposal tersebut akan menjadi kerangka kerja negosiasi untuk menyelesaikan kesepakatan yang lebih luas, meskipun tidak secara terbuka merinci semua elemen rencana tersebut. Dikutip IRIB pada Rabu (8/4/2026).
Advertisement
IRIB mengatakan proposal tersebut mencakup jaminan tidak adanya agresi terhadap Iran, kelanjutan kontrol Iran atas Selat Hormuz, pengakuan hak Teheran untuk pengayaan uranium, serta pencabutan semua sanksi utama dan sekunder AS.
Selain itu, tercantum pula mengenai penghentian resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional terhadap Iran, pembayaran kompensasi, penarikan pasukan tempur AS dari kawasan, serta penghentian permusuhan di semua garda depan, termasuk di Lebanon.
Dewan tersebut menegaskan pembicaraan itu tidak berarti perang telah berakhir dan menekankan bahwa setiap kesepakatan akhir bergantung pada terpenuhinya syarat-syarat Iran serta penyelesaian secara rinci.
Dinyatakan juga bahwa jalur aman melalui Selat Hormuz akan dijamin selama periode negosiasi melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran.
Negosiasi Alot di Islamabad
Negosiasi dijadwalkan mulai Jumat (10/4) di Islamabad dengan mediasi Pakistan dan akan berlangsung hingga dua pekan, yang kemungkinan bisa diperpanjang atas kesepakatan bersama.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengatakan Washington akan menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua pekan dan menyebut proposal Teheran sebagai "dasar yang dapat diterapkan" untuk negosiasi.
Daftar 10 Tuntutan Iran yang Disepakati Trump
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada hari Rabu (8/4) seperti dikutip dari kantor berita Xinhua menegaskan bahwa penangguhan serangan selama dua minggu dengan AS bukanlah akhir dari perang, melainkan hanya jeda sebelum negosiasi rencana 10 poin dilakukan.
Menurut kantor berita Iran Mehr, berikut adalah 10 poin yang dimaksud:
- Komitmen AS untuk memastikan tidak ada lagi tindakan agresi;
- Kontrol Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz;
- Pengakuan atas hak Iran untuk melakukan pengayaan nuklir;
- Pencabutan semua sanksi utama;
- Pencabutan semua sanksi sekunder;
- Penghentian semua resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap Iran;
- Penghentian semua resolusi Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional terhadap Iran;
- Pembayaran ganti rugi kepada Iran atas kerugian dalam perang;
- Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan;
- Penghentian permusuhan di semua front, termasuk Lebanon.
Pernyataan Trump soal Tuntutan Iran
Melalui media sosial resmi, termasuk akun Gedung Putih, Trump mengumumkan:
"Berdasarkan pembicaraan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir dari Pakistan, di mana mereka meminta saya untuk menahan kekuatan destruktif yang akan dikerahkan malam ini ke Iran, serta dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman, saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah.
Alasan dari keputusan ini adalah karena kita telah mencapai dan bahkan melampaui semua tujuan militer, serta sudah sangat dekat dengan tercapainya kesepakatan definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah. Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran dan meyakini bahwa proposal tersebut merupakan dasar yang dapat digunakan untuk bernegosiasi.
Hampir semua poin perselisihan di masa lalu antara AS dan Iran telah disepakati, namun periode dua minggu ini akan memungkinkan kesepakatan tersebut untuk difinalisasi dan disahkan.
Atas nama AS, sebagai presiden, dan juga mewakili negara-negara di Timur Tengah, merupakan suatu kehormatan bagi saya melihat masalah jangka panjang ini hampir mencapai penyelesaian.
Terima kasih atas perhatian Anda."