Purbaya Sebut MBG Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih dari 1%

MBG berpotensi menyerap hingga 1 juta tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 08 April 2026, 12:16 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Media Briefing dan Buka Puasa bersama Media di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/3/2026). (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki peran besar dalam mendorong perekonomian nasional. Program ini dinilai mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi.

Sebagai Bendahara Negara, ia menyebut MBG berpotensi menyerap hingga 1 juta tenaga kerja. Perhitungan tersebut mengacu pada metode yang umum digunakan Badan Pusat Statistik (BPS), di mana setiap pertumbuhan ekonomi sebesar 1% dapat menyerap sekitar 450 ribu tenaga kerja.

“Input segini, growth-nya segini, tenaga kerjanya berapa? Kalau nggak salah angka yang terakhir yang saya tahu, 1% itu 450 ribu lapangan kerja. Berarti kalau 1 juta, 2% lebih sedikit. Kira-kira itu dari MBG saja," kata Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (7/4/2026).

Namun, ia menggarisbawahi bahwa angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan penciptaan lapangan kerja baru secara bersih. Sebagian tenaga kerja kemungkinan merupakan perpindahan dari sektor lain ke program MBG.

Meskipun begitu, purbaya menjelaskan ada tenaga kerja yang berpindah ke program MBG dari sektor lain yang menjadi faktor pengurang, sehingga kontribusinya tidak mencapai 2%. 

 

Perpindahan Tenaga Kerja

UMKM Aiko Maju menjadi pemasok bahan baku untuk dapur umum dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) (Dok. BRI)

Ia menambahkan bahwa perpindahan tenaga kerja dari sektor lain ke MBG membuat perhitungan sebelumnya tercatat di PDB sektor lain, namun kini beralih ke program MBG.

Meskipun demikian, dampak keseluruhan program ini tetap dinilai signifikan. Ia memperkirakan kontribusi bersih MBG terhadap pertumbuhan ekonomi bisa berada di atas 1% apabila implementasinya berjalan optimal.

"Saya pikir 1% lebih kelihatan dampaknya, kalau dijalankan dengan baik. Net ya, net ya. Bukan gross kayak tadi," pungkas Purbaya.

 

 

 

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya