Salah seorang pejabat Samsung yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkap, Samsung berencana membangun lima pusat riset dan pengembangan (R&D) baru di Korea Selatan. Proyek ini akan menelan total biaya sekitar $ 4,5 milyar.
Pernyataan itu disampaikan sumber anonim Samsung kepada The Korea Times. Ia menjelaskan pusat riset tersebut masing-masing akan fokus pada aspek riset yang berbeda-beda. Salah satunya akan digunakan untuk memaksimalkan kreativitas, sedangkan yang lain untuk studi dan pengembangan teknologi komponen, chipset, layar datar dan material yang berbeda.
Pusat penelitian tersebut dibangun agar Samsung tak ketinggalan di industri teknologi, apalagi persaingan industri perangkat mobile semakin ketat. Demikian dilansir Slashgear dan dikutip Liputan6.com, Jumat (5/7/2013).
Dari kelima pusat riset tersebut, salah satu R&D nantinya akan menjadi gedung R5 yang berlokai di Suwon. Di sini Samsung akan menginvestasikan 800 milyar won untuk mengembangkan perangkat cerdas. Di dekat gedung tersebut juga sedang dibangun pusat riset lain untuk fokus mengembangkan dan mempelajari komponen next-gen dan material yang berpotensi diimplementasikan dalam perangkat masa depan Samsung.
Tak hanya itu, Samsung juga akan membangun pusat penelitian untuk desain senilai 1,2 triliun won yang akan berlokasi di selatan Seoul di Woomyeon-dong. Pusat riset ini dijadwalkan akan beroperasi pada Juni 2014. Samsung akan mengerahkan 10.000 desainer, ahli strategi, dan para developer di pusat riset ini.
Sementara itu dua pusat riset lainnya rencananya akan dibangun di Pyeongtaek dan Hwaseong, keduanya akan digunakan untuk penelitian layar datar dan chipset.
"R&D mungkin tidak menghasilkan hasil yang nyata dalam jangka pendek. Tapi poin intinya adalah Samsung tidak dapat bertahan hidup jika gagal mengembangkan produk yang dapat memberikan nilai kepada pelanggan. Banyak kemajuan yang luar biasa dalam bidang-bidang seperti komputasi mobile dan obat-obatan berkat kemajuan teknologi informasi didukung peningkatan pengeluaran pada penelitian," kata salah seorang peneliti Samsung.
Samsung sendiri telah merampingkan belanja R&D-nya dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2012 Samsung menggelontorkan 11,9 triliun won, sedangkan tahun 2011 menginvestasikan 10,3 triliun won untuk R&D.
Pernyataan itu disampaikan sumber anonim Samsung kepada The Korea Times. Ia menjelaskan pusat riset tersebut masing-masing akan fokus pada aspek riset yang berbeda-beda. Salah satunya akan digunakan untuk memaksimalkan kreativitas, sedangkan yang lain untuk studi dan pengembangan teknologi komponen, chipset, layar datar dan material yang berbeda.
Pusat penelitian tersebut dibangun agar Samsung tak ketinggalan di industri teknologi, apalagi persaingan industri perangkat mobile semakin ketat. Demikian dilansir Slashgear dan dikutip Liputan6.com, Jumat (5/7/2013).
Dari kelima pusat riset tersebut, salah satu R&D nantinya akan menjadi gedung R5 yang berlokai di Suwon. Di sini Samsung akan menginvestasikan 800 milyar won untuk mengembangkan perangkat cerdas. Di dekat gedung tersebut juga sedang dibangun pusat riset lain untuk fokus mengembangkan dan mempelajari komponen next-gen dan material yang berpotensi diimplementasikan dalam perangkat masa depan Samsung.
Tak hanya itu, Samsung juga akan membangun pusat penelitian untuk desain senilai 1,2 triliun won yang akan berlokasi di selatan Seoul di Woomyeon-dong. Pusat riset ini dijadwalkan akan beroperasi pada Juni 2014. Samsung akan mengerahkan 10.000 desainer, ahli strategi, dan para developer di pusat riset ini.
Sementara itu dua pusat riset lainnya rencananya akan dibangun di Pyeongtaek dan Hwaseong, keduanya akan digunakan untuk penelitian layar datar dan chipset.
"R&D mungkin tidak menghasilkan hasil yang nyata dalam jangka pendek. Tapi poin intinya adalah Samsung tidak dapat bertahan hidup jika gagal mengembangkan produk yang dapat memberikan nilai kepada pelanggan. Banyak kemajuan yang luar biasa dalam bidang-bidang seperti komputasi mobile dan obat-obatan berkat kemajuan teknologi informasi didukung peningkatan pengeluaran pada penelitian," kata salah seorang peneliti Samsung.
Samsung sendiri telah merampingkan belanja R&D-nya dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2012 Samsung menggelontorkan 11,9 triliun won, sedangkan tahun 2011 menginvestasikan 10,3 triliun won untuk R&D.