Penghormatan Terakhir Menhan Sjafrie untuk Mayor Zulmi di Taman Makam Pahlawan Cikutra

Mayor Zulmi gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNIFIL di Lebanon.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 05 April 2026, 13:20 WIB
Penghormatan Terakhir Menhan Sjafrie Sjamsoeddin untuk Mayor Zulmi di Taman Makam Pahlawan Cikutra (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan penghormatan terakhir dalam upacara pemakaman militer Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Minggu (5/4/2026). Almarhum gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNIFIL di Lebanon.

Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Panglima TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara. Suasana haru menyelimuti prosesi saat jenazah diturunkan ke liang lahat, diiringi tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir bagi prajurit Komando Pasukan Khusus tersebut.

Dalam siaran pers disebutkan, almarhum merupakan perwira terbaik dari Grup 2 Kopassus dan gugur saat menjalankan tugas negara pada 30 Maret 2026.

"Almarhum merupakan lulusan Akademi Militer 2015 yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, terbukti dengan sejumlah tanda kehormatan seperti Satyalancana Santi Dharma dan Veteran Perdamaian RI,” tulis siaran pers.

Dalam amanat Apel Persada, Agus Subiyanto menyampaikan penghormatan tertinggi atas dharma bakti almarhum. "Atas nama negara, bangsa, dan TNI, kami mempersembahkan ke persada ibu pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum. Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya menjadi suri teladan bagi kita semua," ujar Agus.

Upacara diakhiri dengan tabur bunga dan penghormatan terakhir oleh seluruh jajaran sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tanpa batas kepada NKRI.

Kementerian Pertahanan menyampaikan duka cita yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum. Pengorbanan Mayor Zulmi merupakan bukti nyata dedikasi prajurit Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

2 Prajurit TNI Lain Dimakamkan di Kampung Halamannya

Sementara dua prajurit TNI lain yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon dimakamkan secara militer di kampung halaman masing-masing pada hari ini. Keduanya adalah Sersan Kepala (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon.

Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, Bintara Kesehatan Kodam IX/Udayana, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giri Dharmaloyo. Upacara pemakaman dipimpin Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita yang membacakan apel persada sebagai penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Dalam amanatnya, Wakil Panglima TNI menyampaikan bahwa almarhum gugur pada 30 Maret 2026 saat menjalankan tugas perdamaian dunia. Dia berharap dharma bakti almarhum menjadi teladan bagi prajurit TNI dan masyarakat, serta arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan Legiun Veteran Republik Indonesia. Sekretaris Cabang LVRI Kabupaten/Kota Magelang, M. Asofari, menyebut pengabdian almarhum menjadi motivasi untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme dan menjaga perdamaian dunia sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara itu, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giripeni. Upacara pemakaman militer dimulai pukul 09.00 WIB dengan inspektur upacara Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI Candra.

Joko Hadi Susilo menyampaikan bahwa almarhum gugur akibat tembakan artileri pada 29 Maret 2026 saat bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB. Farizal tergabung dalam Kontingen Garuda dari Yonif 113 Iskandar Muda.

Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di rumah duka di Dusun Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Upacara pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri pejabat TNI-Polri serta masyarakat yang menyaksikan dari luar area pemakaman dengan pengamanan ketat.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya