Detail Gaji Lamine Yamal: Bintang Utama Barcelona, Tapi Masih Jauh di Bawah Mbappe dan Vinicius!

Detail kontrak Lamine Yamal di Barcelona terungkap. Meski jadi pemain kunci, gajinya masih jauh di bawah Mbappe dan Vinicius di La Liga.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 03 April 2026, 11:46 WIB
Lamine Yamal menggiring bola di samping Eduardo Camavinga dan Alvaro Carreras dalam laga final Piala Super Spanyol di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, 12 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Liputan6.com, Jakarta - Lamine Yamal kini menjadi wajah baru Barcelona, baik di dalam maupun luar lapangan. Perannya semakin sentral dalam proyek besar klub. Dia jadi pemain masa depan klub asal Catalan.

Mengenakan nomor 10 yang ikonik, ia memikul ekspektasi besar. Nomor itu sebelumnya identik dengan Lionel Messi.

Di bawah arahan Hansi Flick, Yamal berkembang pesat. Ia menjadi motor serangan sekaligus pembeda di lini depan.

Pada usia 18 tahun, kontribusinya sudah luar biasa. Ia mencatatkan 46 gol dan 50 assist dalam kurang dari 150 laga.

Namun, di balik performa impresif itu, ada fakta menarik. Gaji Yamal ternyata belum mencerminkan statusnya sebagai bintang utama.


Detail Kontrak: Jauh di Bawah Elite La Liga

Pedro Diaz dan Lamine Yamal berebut bola dalam laga La Liga antara Barcelona vs Rayo Vallecano di Camp Nou, 22 Maret 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Laporan dari L’Equipe mengungkap detail kontrak terbaru Yamal. Kontrak tersebut diperbarui pada musim panas lalu.

Secara bruto, Yamal menerima sekitar €1,33 juta per bulan. Angka ini setara dengan sekitar €16 juta per tahun.

Jika dihitung bersih, nilainya bahkan berada di bawah €10 juta. Ini membuatnya tertinggal jauh dari pemain top lain.

Sebagai perbandingan, Kylian Mbappe dan Vinicius Junior mendapatkan hampir dua kali lipat dari angka tersebut. Keduanya memimpin daftar pemain bergaji tertinggi di La Liga musim 2025/2026.


Bonus dan Masa Depan Kontrak Yamal

Pemain Barcelona Lamine Yamal merayakan gol pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Sabtu, 31 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Meski gaji pokoknya tidak terlalu besar, Yamal memiliki sejumlah klausul bonus. Struktur ini dirancang berbasis performa.

Bonus tersebut mencakup jumlah pertandingan dan kontribusi gol. Selain itu, ada juga insentif dari trofi yang diraih.

Menariknya, kontraknya juga memasukkan penghargaan individu. Termasuk peluang mendapatkan Ballon d'Or.

Jika semua bonus terpenuhi, total pendapatannya bisa mendekati €10 juta bersih. Namun, angka itu tetap belum menempatkannya di level tertinggi dunia.

Situasi ini menguntungkan Barcelona dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, renegosiasi kontrak tampak tak terelakkan untuk menjaga masa depan sang pemain.

Sumber: Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya