William Gallas Prediksi Arsenal Hanya Raih Satu Trofi Musim Ini

William Gallas memprediksi Arsenal hanya akan meraih satu trofi musim ini. Ia menilai Liga Inggris jadi peluang paling realistis bagi tim asuhan Arteta.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 03 April 2026, 11:26 WIB
Mikel Arteta memberikan instruksi pada skuad Arsenal di laga lawan Manchester City di pekan kelima Liga Inggris 2025/26 di Emirates Stadium, Minggu (21/09/2025). (AP Photo/Kin Cheung)

Liputan6.com, Jakarta - William Gallas memprediksi Arsenal hanya akan meraih satu trofi musim ini meski masih bersaing di beberapa kompetisi. Ia menilai peluang terbesar The Gunners ada di Liga Inggris.

Harapan Arsenal untuk meraih empat gelar musim ini sudah pupus setelah kalah di final Carabao Cup. Kekalahan dari Manchester City menjadi pukulan awal sebelum jeda internasional.

Tim asuhan Mikel Arteta kini bersiap menghadapi Southampton di ajang Piala FA. Mereka juga masih melanjutkan perjuangan di Liga Champions dalam waktu dekat.

Meski masih berada di jalur untuk beberapa trofi, Gallas melihat tantangan besar di kompetisi lain. Ia menilai Arsenal harus realistis dalam menentukan target musim ini.


Arsenal Akan Menang Liga Inggris

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, bersama anak asuhnya setelah duel kontra Everton pada pekan ke-17 Premier League di Hill Dickinson Stadium, Minggu (21/12/2025) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, The Gunners menang 1-0 atas Everton. (AP Photo/Ian Hodgson)

William Gallas menilai Arsenal masih memiliki peluang besar untuk meraih gelar liga musim ini. Posisi mereka saat ini dinilai cukup kuat untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir musim.

Namun, ia tidak terlalu yakin Arsenal bisa meraih sukses di kompetisi lain. Menurutnya, faktor lawan dan situasi pertandingan akan sangat menentukan hasil akhir.

"Saya pikir Arsenal akan memenangkan satu trofi dan itu adalah Premier League," ujar Gallas.

"Mereka masih harus berhati-hati, tetapi biasanya dari posisi ini mereka akan memenangkan Premier League," lanjut Gallas.


Liga Champions dan Piala FA Tidak Mudah

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Gallas meragukan peluang Arsenal untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Ia juga melihat hasil Piala FA sangat bergantung pada lawan yang dihadapi di final.

Menurutnya, Manchester City tetap menjadi lawan yang sulit dikalahkan jika bertemu di partai puncak. Sementara itu, Arsenal dinilai lebih cocok menghadapi Liverpool.

"Liga Champions? Saya rasa tidak. Piala FA semua tergantung hasil antara Liverpool dan Manchester City," kata Gallas.

"Jika Manchester City di final, saya pikir mereka akan menang. Jika Liverpool melawan Arsenal di final, Arsenal akan menang," tambah Gallas.


Arsenal Berusaha Lindungi Pemain

Kemenangan 2-0 skuad asuhan Mikel Arteta membuat mereka melaju ke perempat final Liga Champions. Arsenal nantinya akan bertemu dengan Sporting CP di babak delapan besar. (AP Photo/Ian Walton)

Gallas juga menyoroti kondisi skuad Arsenal yang dihantui cedera menjelang fase krusial musim ini. Ia melihat klub berusaha menjaga kondisi pemain agar tetap fit.

Beberapa pemain bahkan tidak tampil bersama tim nasional dalam jeda internasional. Hal ini dinilai sebagai bagian dari strategi untuk menghindari risiko tambahan.

"Saya melihat berita tentang William Saliba ketika Didier Deschamps mengumumkan daftar pemain, tetapi dia tidak pergi karena cedera," ujar Gallas.

"Saya pikir Arsenal mencoba melindungi pemain mereka agar tidak menambah beban pertandingan karena sisa musim akan sangat padat," lanjut Gallas.


Tekanan Besar di Sisa Musim

Manajer Arsenal Mikel Arteta, kanan, dan Ben White dari Arsenal, kiri, saat pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Arsenal dan West Ham di stadion Emirates di London, Inggris, Kamis, 28 Desember 2023. (AP Photo/Alastair Grant)

Menurut Gallas, Arsenal menghadapi tekanan besar karena masih bersaing di tiga kompetisi. Situasi ini membuat manajemen harus mengambil keputusan yang tepat terkait pemain.

Ia juga menyinggung hubungan antara klub dan tim nasional dalam penggunaan pemain. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi skuad.

"Jika setiap klub melakukan hal yang sama, maka tidak akan ada sepak bola internasional," ujar Gallas.

"Itu menunjukkan tekanan besar yang dihadapi Arsenal saat ini dan alasan mereka harus sangat berhati-hati," tutup Gallas.

Sumber: Metro


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya