Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 299 gempa susulan mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, usai lindu bermagnitudo 7,6 pada Kamis (2/4/2026) kemarin. Terbaru pada Jumat (3/4/2026) dini hari.
"Gempa signifikan terbaru tercatat terjadi pada pukul 00.10 Wita dengan kekuatan M5,0. Pusat gempa berada di laut, tepatnya 126 km tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman dangkal 22 km," ungkap Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono pada, Jumat pagi.
Advertisement
Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh deformasi kerak bumi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang karena hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami," ujar Rahmat.
Rahmat juga mengonfirmasi bahwa rentetan lindu yang terjadi merupakan rangkaian aftershock dari gempa utama yang mengguncang Pulau Batang Dua pada pukul 06.48 Wita, Kamis (2/4/2026).
"Hingga pukul 23.35 WIB, total gempa bumi susulan yang tercatat sudah mencapai 299 kejadian. Magnitudo yang tercatat bervariasi, mulai dari yang terkecil M1,7 hingga yang terbesar mencapai M5,8," tambahnya.
Guncangan gempa terbaru ini dirasakan cukup nyata di daerah Batang Dua dengan skala intensitas III MMI. Warga melaporkan getaran terasa di dalam rumah, dengan sensasi getaran seakan-akan ada truk besar yang sedang melintas.
"BMKG terus memonitor perkembangan aktivitas tektonik di wilayah tersebut dan meminta warga untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya.
Masyarakat disarankan untuk memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa atau tidak mengalami kerusakan pasca-getaran sebelum kembali ke dalam rumah.
Daftar Kerusakan
Kota Manado
1. Hotel Fourpoint (dinding retak)
2. Kantor Bapenda (dinding toilet retak di mall pelayanan publik)
3. Kantor Damkar (dinding ruangan lantai 1 retak)
4. Kantor BPBD (dinding ruangan retak)
5. Gedung KONI Sulut (eksterior runtuh)
6. Ruang Kantor Wali Kota (dinding rentak)
7. Dinas Pangan (dinding dan lantai tehel retak)
8. Ruang Serbaguna (dinding dan lantai tehel terangkat di bagian sambungan bangunan)
9. Ruang Asisten 3 (dinding retak)
10. Ruang Bagian Perekonomian (dinding retak)
11. Gereja Advent Mapanget Barat (atap plafon ambruk)
Kabupaten Minahasa
1. Satu rumah serta jalan rusak di Desa Suluan, Kecamatan Tombulu
2. Satu gereja Katolik rusak di Desa Kembes, Kecamatan Tombulu
3. Satu rumah rusak berat, di Desa Tandengan Satu, Kecamatan Eris
4. Satu rumah rusak ringan di Desa Kolongan, Kecamatan Kombi
5. Kantor Bapenda Minahasa, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara
6. Empat rumah rusak ringan di Desa Rumbia, Kecamatan Langowan Selatan
7. Empat rumah rusak ringan di Desa Tumpaan, Kecamatan Kakas
8. Satu gereja Katolik di Desa Rumengkor, kerusakan plafon.
Kota Bitung
1. Kantor Wali Kota
2. Kantor BPBD
3. Rumah Keluarga Walangitan Maudu, Kelurahan Bitung Barat Dua
4. Rumah Keluarga Ibrahim Bidamin, Kelurahan Bitung Barat Dua
5. Gereja GMIM Petra, Kelurahan Wangurer Barat
6. Rumah Keluarga Siahaya Kokombohi, Kelurahan Manembo nembo Tengah
Kabupaten Minahasa Utara
1. Gereja GMAHK Desa Kalinaun, Likupang Timur (kerusakan plafon)
2. Gereja GMIM Syalom Desa Dimembe, Dimembe (kerusakan plafon)
3. SD Inpres Kaleosan Desa Kalawat, Kalawat (kerusakan bangunan)
4. SMPN 3 Satap Kalawat, Kecamatan Kalawat (kerusakan bangunan)
5. Puskesmas Desa Talawaan (kerusakan bangunan)
6. Gereja GMIM Sion Desa Tumaluntung (kerusakan plafon)
7. Rumah Keluarga Pinariya Denti, Desa Tumaluntung (kerusakan plafon, dapur)
8. UPTD Puskesmas Desa Kauditan I (kerusakan bangunan)
9. Puskesma Desa Kema I (kerusakan lantai)
10. Puskesmas Desa Kakuhu (kerusakan plafon)
11. Puskesmas Desa Pulisan (dinding retak)
12. PUSTU Desa Maliambao (dinding retak)
13. Rumah Dinas Puskesmas Desa Tinongko (dinding retak)
14. RS Walanda Maramis, Desa Saronsong II (kerusakan plafon).