Investasi, Direktur Sido Muncul Beli 500.000 Saham SIDO

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat membeli 500.000 saham SIDO dengan harga Rp 515 per saham.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 03 April 2026, 12:00 WIB
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat membeli saham SIDO pada akhir Maret 2026 (Foto: Arthur Gideon/Liputan6.com).

Liputan6.com, Jakarta - Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat membeli saham SIDO pada akhir Maret 2026. Aksi beli saham SIDO ini untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat, (3/4/2026), Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat membeli 500.000 saham SIDO dengan harga Rp 515 per saham pada 31 Maret 2026. Nilai pembelian saham SIDO itu sekitar Rp 257,50 juta.

“Tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi pembelian saham, Irwan memiliki 3.779.400 saham SIDO atau setara 0,013%. Sebelumnya, ia mengenggam asham SIDO 3.279.400 saham SIDO atau setara 0,011%.

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 2 April 2026, harga saham SIDO naik 0,97% menjadi Rp 520 per saham. Saham SIDO dibuka stagnan di posisi Rp 515 per saham. Harga saham SIDO berada di level tertinggi Rp 525 dan level terendah Rp 510 per saham. Harga saham SIDO ditransaksikan 2.742 kali dengan volume perdagangan saham 133.626 saham. Nilai transaksi Rp 7 miliar.

Sementara itu, IHSG ditutup tersungkur 2,19% menjadi 7.026,78. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,68% ke posisi 714,58. Seluruh indeks saham acuan memerah.

Jelang libur Paskah, IHSG berada di level tertinggi 7.161,79 dan terendah 7.019,23. Sebanyak 530 saham melemah sehingga menekan IHSG. 177 saham menguat dan 113 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.788.237 kali dengan volume perdagangan saham 25,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.978.

 

Kinerja 2025

Ilustrasi Laporan Keuangan atau Laba Rugi. Foto: Freepik/ pch.vector

Sebelumnya, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang 2025. Perseroan meraih pertumbuhan penjualan dan laba.

Mengutip laporan keuangan dalam keterbukaan informasi BEI,perseroan mencatat penjualan Rp 4,07 triliun pada 2025, naik 4,09% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,91 triliun.

Beban pokok penjualan bertambah 5,96% menjadi Rp 1,71 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,61 triliun. Seiring hal itu, laba bruto naik 2,78% menjadi Rp 2,36 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 2,30 triliun.

Perseroan mencatat laba usaha naik 4,93% menjadi Rp 1,54 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,47 triliun. Seiring hal itu, perseroan meraup laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 4,96% menjadi Rp 1,22 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,17 triliun. Perseroan mencatat laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 41,36 pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 39,03.

Ekuitas perseroan turun menjadi Rp 3,12 triliun pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,48 triliun. Total liabilitas naik menjadi Rp 561,44 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 451,78 miliar. Aset perseroan turun menjadi Rp 3,68 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 3,93 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 462,59 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 855,5 miliar.

 

Komisaris Sido Muncul Beli 300 Ribu Saham SIDO, Nilainya Segini

Sebelumnya, sepanjang Senin (9/2/2026), pergerakan IHSG diwarnai penguatan 433 saham. Sementara, 252 saham melemah dan 136 lainnya stagnan. Tampak dalam foto, layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta pada Senin 9 Februari 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Sebelumnya, Komisaris PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Johan Hidayat menambah kepemilikan saham SIDO pada pertengahan Maret 2026. Tujuan aksi beli saham SIDO ini untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (26/3/2026), Johan Hidayat membeli 300.000 saham SIDO dengan harga Rp 505 per saham pada 16 Maret 2026. Nilai pembelian saham SIDO itu sekitar Rp 151,50 juta.

“Tujuan transaksi dengan status kepemilikan saham langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi pembelian saham SIDO, Johan genggam 3.157.068 saham SIDO atau setara 0,011%. Sebelumnya, ia memiliki 2.857.068 saham SIDO atau setara 0,01%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya