Piala Dunia 2026: Gli Azzurri Absen, 3 Pelatih Ini Selamatkan Wajah Italia

Meski timnas Italia gagal melaju ke panggung akbar Piala Dunia 2026, Negeri Piza masih diwakili tiga pelatih yang menangani negara lain.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 03 April 2026, 08:00 WIB
Italia sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun, pada menit ke-79, Bosnia dan Herzegovina berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Haris Tabakovic. Tampak dalam foto, pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, berjalan keluar lapangan usai pertandingan final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa 31 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada dipastikan akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen sepak bola. Namun, ada satu ironi menarik yang menyelimuti perhelatan akbar tersebut.

Juara empat kali Italia kembali gagal lolos ke putaran final. Kegagalan ini menandai kali ketiga berturut-turut Gli Azzurri absen dari panggung Piala Dunia, sebuah pukulan telak bagi salah satu kekuatan tradisional sepak bola dunia.

Meskipun demikian, semangat dan keahlian sepak bola Italia tidak akan sepenuhnya absen dari gelaran Piala Dunia 2026. Tiga sosok pelatih kepala berdarah Italia justru akan memimpin tim nasional dari negara lain, membuktikan kualitas kepelatihan mereka di kancah internasional. Kehadiran mereka menjadi sorotan, mengingat negara asal mereka justru harus menelan pil pahit kegagalan.

Para pelatih ini adalah Carlo Ancelotti, Fabio Cannavaro, dan Vincenzo Montella, yang masing-masing akan menukangi tim Brasil, Uzbekistan, dan Turki. Mereka berhasil membawa tim asuhan mereka melewati babak kualifikasi yang ketat, memastikan bahwa sentuhan taktik Italia tetap mewarnai persaingan di Piala Dunia 2026. Ini menjadi bukti bahwa meskipun tim nasional Italia sedang dalam masa sulit, talenta kepelatihan mereka tetap diakui dan dicari oleh negara-negara lain.


Sentuhan Italia di Panggung Piala Dunia 2026

Legenda AS Roma yang kini jadi pelatih Turki Vincenzo Montella sangat senang dengan semangat pasukannya (AP)

Kegagalan tim nasional Italia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi salah satu narasi paling menyedihkan bagi para penggemar sepak bola di Negeri Piza. Mereka harus tersingkir di babak play-off setelah dikalahkan oleh Bosnia dan Herzegovina melalui adu penalti di Zenica, dalam pertandingan yang dramatis di mana Italia bermain dengan 10 pemain. Hasil ini memperpanjang catatan kelam Italia yang tidak mampu tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Namun, di tengah kekecewaan tersebut, ada secercah kebanggaan yang datang dari para pelatih asal Italia. Carlo Ancelotti, salah satu pelatih tersukses di dunia, akan memimpin tim raksasa Amerika Selatan, Brasil, di Piala Dunia 2026. Kehadiran Ancelotti diharapkan mampu membawa Selecao meraih kejayaan di turnamen ini, berbekal pengalaman dan taktik briliannya.

Lanjut Baca:

Selain Ancelotti, ada juga Fabio Cannavaro, mantan kapten timnas Italia yang berhasil membawa Uzbekistan lolos ke putaran final. Kemudian, Vincenzo Montella akan memimpin tim nasional Turki, yang mengamankan tempatnya di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kosovo di final play-off. Ketiga pelatih ini menunjukkan bahwa filosofi sepak bola Italia, yang dikenal dengan kekuatan taktik dan pertahanan, masih sangat relevan di level tertinggi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya