Liputan6.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong penguatan kapabilitas talenta digital, khususnya developer, melalui penyelenggaraan AI Connect Offline Series di AI Center Makassar. Kegiatan yang digelar lewat inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) itu ditujukan untuk memperkuat kemampuan developer di kawasan timur Indonesia dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan pada proses pengembangan perangkat lunak.
Mengusung tema “Exploring the Role of AI Coding Assistants in Modern Software Development”, agenda tersebut membahas pemanfaatan AI untuk mendukung proses pengembangan aplikasi, mulai dari penulisan kode hingga optimalisasi berbasis data.
Advertisement
Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi dalam sambutannya menekankan pentingnya peran talenta digital dalam mendorong transformasi di berbagai sektor. Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi seperti machine learning dan deep learning dalam mendukung pengolahan data serta pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan.
“Pemanfaatan AI Coding Assistants menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas developer sekaligus mempercepat siklus pengembangan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Faizal.
Kegiatan ini merupakan implementasi pilar AI Connect, salah satu dari lima pilar utama dalam AI CoE yang berfokus pada penguatan kolaborasi antara talenta digital, komunitas, dan pelaku industri. Pilar tersebut terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari pengembangan talenta hingga penerapan solusi di berbagai sektor.
Dalam kegiatan itu, CTOO Digisaurus.id Muhammad Zulfikar Aris yang hadir sebagai salah satu partner komunitas turut berbagi pengalaman praktis mengenai penggunaan AI Coding Assistants. Pembahasan difokuskan pada bagaimana teknologi tersebut dapat meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menghasilkan kode yang lebih optimal.
AI Coding Assistants dinilai mampu mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak secara end-to-end. Teknologi ini juga disebut dapat membantu developer menyusun kode secara lebih efisien, meminimalkan kesalahan, hingga mengoptimalkan performa aplikasi berbasis data. Dalam alur kerja modern, pemanfaatan asisten berbasis AI kini menjadi bagian penting untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas output secara signifikan.
Untuk memberikan pengalaman yang lebih komprehensif, kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Dalam sesi ini, peserta mengembangkan aplikasi portofolio sederhana menggunakan platform seperti FlutterFlow, sehingga mereka mendapat gambaran konkret mengenai percepatan proses pengembangan aplikasi lewat pemanfaatan teknologi AI.
Pada kesempatan yang sama, Telkom turut memperkenalkan Telkom AI Connect Community Platform sebagai wadah kolaborasi digital. Platform ini menyediakan informasi teknologi terkini, pengembangan kompetensi, serta akses terhadap peluang proyek dan kerja lepas bagi talenta digital.
Melalui kegiatan ini, Telkom menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem talenta digital sekaligus meningkatkan literasi teknologi di masyarakat. AI Center Makassar pun diharapkan dapat berperan sebagai pusat kolaborasi berkelanjutan yang mendukung lahirnya inovasi digital dan pengembangan kapabilitas talenta di Indonesia.