SPBE Cimuning Bekasi Terbakar, Ini Kata Damkar Soal Dugaan Adanya Korban

Petugas Damkar masih berupaya memadamkan kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 02 April 2026, 00:46 WIB
Kebakaran hebat disertai ledakan terjadi di SPBE di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. (Foto: Tangkapan Layar Sosmed)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) masih berupaya memadamkan api sebelum melakukan penanganan lebih lanjut, termasuk soal ada tidaknya korban, baik luka-luka ataupun meninggal dunia.

Petugas masih memprioritaskan upaya pemadaman api yang sempat disertai ledakan di lokasi kejadian. Proses penanganan dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas, dan meminimalisir potensi bahaya lanjutan.

Terkait informasi ada tidaknya korban, pihak Damkar belum dapat memberikan kepastian. Sebab, petugas di lapangan masih fokus pada penanganan kebakaran yang terjadi di area SPBE, serta mengamankan lingkungan sekitar.

"Infonya ada (korban), cuma saya belum pastikan karena saya fokus di pemadaman," tutur Damkar Kota Bekasi Hery saat dihubungi Liputan6.com.

Langkah Pertamina Patra Niaga

Pertugas berhasil masuk ke titik api dalam peristiwa kebakaran SPBE Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam, yang juga berdampak ke permukiman warga sekitar. (Foto: Istimewa)

PT Pertamina Patra Niaga segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026).

"Penyebab insiden akan segera diinvestigasi bersama dengan aparat berwenang," kata Area Manager Communications, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Susanto August Satria dalam keterangan tertulis.

Untuk saat ini, perusahaan fokus kepada penanganan kebakaran, keselamatan masyarakat sekitar serta pekerja SPBE.

"Masyarakat agar memperhatikan keselamatan diri dan tidak mendekati lokasi insiden," terangnya.

Susanto juga memastikan kebakaran tersebut tidak mengganggu pasokan LPG kepada masyarakat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya