AC Milan: 4 Opsi Pemain Gratis yang Menggoda, tapi Gaji Jadi Kendala

AC Milan punya peluang rekrut Antonio Rudiger dan opsi free agent lain demi memperkuat skuad tanpa biaya transfer.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 01 April 2026, 21:47 WIB
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri berbicara dengan Alexis Saelemaekers saat laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Inter Milan di Milan, Italia, Minggu, 8 Maret 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan terus memantau peluang di bursa pemain bebas transfer untuk memperkuat skuad musim depan. Langkah ini dinilai penting seiring kebutuhan menambah kedalaman tim jelang kembalinya kompetisi Eropa.

Manajemen Rossoneri melihat opsi free agent sebagai solusi efisien tanpa biaya transfer. Namun, gaji tinggi dan komisi tetap menjadi tantangan besar dalam setiap negosiasi.

Sejumlah nama besar masuk radar, termasuk bek tengah Antonio Rudiger dari Real Madrid yang dinilai cocok memperkuat lini belakang. Selain itu, ada beberapa pemain lain yang bisa meningkatkan kualitas tim secara signifikan.


Bek Tengah ‘Ideal’ dan Tantangan Gaji

7. Antonio Rudiger yang merupakan pemain anyar Real Madrid diharapkan mampu menguatkan barisan pertahanan usai ditinggal Raphael Varane ke MU. Penampilan fantastisnya bersama Chelsea musim lalu membuat Real Madrid rela memberikan gaji per pekan kepada Rudiger sebesar 360 ribu Euro atau setara 5,5 miliar rupiah. (AFP/Getty Images/Thearon W. Henderson)

Rudiger dianggap sebagai sosok yang mampu membawa agresivitas dan kepemimpinan di lini belakang. Dalam sistem pelatih Massimiliano Allegri, ia dinilai sebagai bek tengah yang mampu mengatur tempo permainan.

Bek asal Jerman itu juga punya pengalaman di laga besar dan duel individu yang kuat. Namun, usia 33 tahun dan kondisi fisik menjadi pertimbangan penting bagi Milan.

Masalah lain datang dari gajinya yang mencapai €15 juta per tahun (sekitar Rp297 miliar).


Gelandang hingga Striker Bintang Masuk Daftar

Kegembiraan Los Blancos tidak berlangsung lama. Pada menit ke-45+4, Blaugrana kembali unggul lewat kerjasama apik Robert Lewandowski, Pedri dan Thibaut Courtois. Tampak dalam foto, penyerang Barcelona asal Polandia, Robert Lewandowski merayakan setelah mencetak gol saat pertandingan final Piala Super Spanyol melawan Real Madrid di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah pada Minggu 11 Januari 2026 waktu setempat atau Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB. (Fadel SENNA/AFP)

Nama Leon Goretzka menjadi salah satu target di lini tengah. Ia menawarkan kombinasi fisik, etos kerja, dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua.

Namun, gelandang tersebut saat ini menerima gaji sekitar €18 juta per tahun (sekitar Rp355 miliar) di Bayern Munchen. Nilai itu menuntut peran sebagai starter utama dengan performa konsisten.

Di sisi lain, Bernardo Silva dari Manchester City dinilai mampu meningkatkan kualitas teknis tim. Ia bisa menjadi penghubung antara lini tengah dan serangan dengan kontrol permainan yang rapi.

Kendala terbesar tetap pada gaji yang mendekati £16 juta per tahun (sekitar Rp361 miliar).

Untuk lini depan, Robert Lewandowski dari Barcelona menjadi nama paling mencolok. Striker berpengalaman itu dianggap ideal sebagai ujung tombak berkat insting gol dan pengalaman di laga besar.

Namun, gajinya mencapai €21 juta per tahun (sekitar Rp414 miliar), ditambah persaingan dari klub lain. Hal ini membuat transfernya menjadi sangat kompleks meski tanpa biaya transfer.

Milan kini dihadapkan pada pilihan sulit antara kualitas instan dan stabilitas finansial. Keputusan akhir akan menentukan arah proyek tim dalam beberapa musim ke depan.

Sumber: Sempre Milan


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya