Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra, menilai perjalanan masyarakat selama mudik 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar, meskipun jumlah pemudik tahun ini sangat besar.
Bintang mengatakan, pengamanan mudik tahun ini sebenarnya menghadapi tantangan yang tidak kecil. Pasalnya, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 144 juta orang, menjadikannya salah satu periode mudik terbesar setelah masa pandemi COVID-19.
Advertisement
“Tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran tentu membutuhkan pengamanan yang maksimal. Kami melihat Polri mampu mengelola arus mudik dan arus balik dengan baik melalui pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, serta kehadiran personel di berbagai titik pengamanan,” kata Bintang, Selasa (31/3).
“Walaupun jumlah pemudik tahun ini sangat besar, namun masyarakat tetap bisa merasakan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan nyaman,” katanya.
Sinergi
Bintang juga berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, serta masyarakat dalam menjaga ketertiban selama masa mudik dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang.
“Momentum mudik bukan hanya tentang perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga tentang bagaimana negara hadir memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” pungkas Bintang.
Operasi Ketupat 2026 Tekan Angka Kecelakaan
Polri mengakhiri Operasi Ketupat 2026 dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026 sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Polri menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan berdasarkan data IRSMS Korlantas Polri jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan signifikan sebanyak 104 orang atau turun sebesar 30,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas secara nasional juga mengalami penurunan sebesar 5,31 persen atau berkurang 153 kejadian dibandingkan tahun lalu.