Panglima TNI Beri Santunan ke 3 Prajurit Gugur di Lebanon, Segini Besaran dan Rinciannya

Panglima TNI juga memberikan kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta pada tiga prajurit yang gugur.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 01 April 2026, 17:18 WIB
Panglima TNI Agus Subiyanto saat takziah ke rumah duka Kapten Zulmi. (Liputan6.com/ Didik Ripaldi)

Liputan6.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan langsung santunan hak-hak prajurit TNI yang gugur di Lebanon. Tiga prajurit TNI yang menjadi gugur yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan dan Praka Farizal Rhomadhon

Rincian santunan yang diberikan untuk para prajurit yang gugur yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar sebesar Rp 1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan sebesar Rp 1.846.309.049, dan Praka Farizal Rhomadhon sebesar Rp 1.854.075.205,

Jenderal Agus menuturkan, santunan diberikan terdiri dari nilai tunai tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, beasiswa untuk 2 anak, santunan kematian dari PBB, dana watzah, TWP AD, personal accident, santunan gugur dari perbankan.

"Selain santunan tunai, ketiga prajurit gugur juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta (KPLB OMSPA)," kata Agus seperti dikutip Rabu (1/4/2026).

Pada prajurit yang gugur juga diberikan penghargaan Medal “Dag Hammarskjold”, gaji terusan selama 12 bulan (gaji pokok + ULP + tunjab), serta pensiun janda setelah gaji terusan selesai dibayarkan.

 

5 Prajurit TNI Luka-luka Terkena Serangan Israel

Sebagai informasi, ketiga prajurit TNI itu gugur akibat terdampak eskalasi serangan yang tengah terjadi antara Hizbullah dan Israel di Libanon.

Selain tiga prajurit TNI yang gugur, terdapat lima prajurit TNI lainnya yang menjadi korban luka. Mereka adalah:

1. Praka Rico Pramudia

2. Praka Bayu Prakoso

3. Praka Arif Kurniawan

4. Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana

5. Praka Deni Rianto

Diketahui, para parjurit TNI di Libanon tengah melaksanakan misi kemanusiaan dengan menjadi pasukan perdamaian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya