Liputan6.com, Jakarta - Tim Nasional Italia kembali menelan pil pahit setelah dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Kegagalan ini menandai kali ketiga secara beruntun Gli Azzurri absen dari ajang sepak bola terbesar dunia, memicu pertanyaan besar mengenai nasib pelatih Gennaro Gattuso usai Italia gagal ke Piala Dunia 2026. Kekalahan dramatis di babak play-off final zona Eropa menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Negeri Pizza.
Duel penentu tersebut terjadi pada 1 April 2026 dini hari WIB, di mana Italia harus mengakui keunggulan Bosnia-Herzegovina. Bertanding di Stadion Bilino Polje, Zenica, Italia kalah dalam drama adu penalti dengan skor 1-4 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Hasil ini tidak hanya mengubur impian Italia untuk berlaga di Piala Dunia, tetapi juga menyeret nama pelatih kepala, Gennaro Gattuso, ke dalam sorotan tajam.
Advertisement
Gennaro Gattuso sendiri telah menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat Italia atas kegagalan ini. Meski demikian, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memberikan sinyal kuat untuk tetap mempertahankan mantan gelandang energik tersebut, di tengah desakan publik yang menginginkan perubahan. Situasi ini menciptakan ketidakpastian sekaligus harapan bagi masa depan kepelatihan Timnas Italia.
Penunjukan Gattuso dan Harapan Besar
Gennaro Gattuso resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Tim Nasional Italia pada 15 Juni 2025, menggantikan Luciano Spalletti. Penunjukan ini dilakukan dengan ekspektasi tinggi, terutama untuk membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, kala itu menyatakan bahwa Gattuso adalah simbol sepak bola Italia.
Gravina juga menambahkan bahwa motivasi, profesionalisme, serta pengalaman Gattuso akan menjadi fundamental bagi tim nasional dalam mencapai target tersebut. Harapan besar disematkan di pundak Gattuso, mengingat rekam jejaknya sebagai pemain dan pelatih yang dikenal memiliki semangat juang tinggi. Namun, realitas berkata lain, dan harapan tersebut kini berubah menjadi kekecewaan mendalam.
Drama Kekalahan dan Permintaan Maaf Gattuso
Perjalanan Italia menuju Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak play-off final zona Eropa. Mereka dikalahkan Bosnia-Herzegovina dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Sempat unggul melalui gol Moise Kean, bencana datang saat Alessandro Bastoni diganjar kartu merah di akhir babak pertama, memaksa Italia bermain dengan sepuluh pemain.