Rekomendasi Saham Hari Ini 1 April 2026: BUMI, UNTR, ENRG, BWPT, hingga HRTA

Berikut rekomendasi saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan saham Rabu, (1/4/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 01 April 2026, 09:00 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu, (1/4/2026). Berikut rekomendasi saham-nya.(Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu, (1/4/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,61% disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 1,17 triliun pada perdagangan saham Selasa, 31 Maret 2026. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBRI, BRMS, BUMI, BBNI dan MBMA.

“IHSG berpotensi menguat hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.950-7.000 dan level resistance 7.150-7.300 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: BUMI, BIPI, UNTR, ENRG, BWPT, dan HRTA

  • BUMI Spec Buy dengan area beli di 212-216, cutloss di bawah 210. Target dekat di 222-230.
  • BIPI Spec Buy dengan area beli di 180-183, cutloss di bawah 174. Target dekat di 187-193.
  • UNTR Spec Buy dengan area beli di 30800-31100, cutloss di bawah 30225. Target dekat di 31475-32000.
  • ENRG Spec Buy dengan area beli di 1525-1540, cutloss di bawah 1505. Target dekat di 1585-1620.
  • BWPT Spec Buy dengan area beli di 124-127, cutloss di bawah 124. Target dekat di 130-135.
  • HRTA Buy on Weakness dengan area beli di 2080-2180, cutloss di bawah 2050. Target dekat di 2250-2340.  

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 31 Maret 2026

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada sesi kedua perdagangan saham, Selasa (31/3/2026). IHSG hari ini ditutup melemah di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun dan sektor saham transportasi memimpin koreksi.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 0,61% ke posisi 7.048,22. Indeks saham LQ45 turun 0,23% ke posisi 715,80. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.155,54 dan level terendah 7.031,10. Sebanyak 406 saham melemah sehingga bebani IHSG. 262 saham menguat dan 151 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.748.020 kali dengan volume perdagangan saham 27,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.019.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, IHSG bergerak dalam tekanan kombinasi sentimen global dan domestik. Dari mancanegara, ia menuturkan, masih dipengaruhi oleh keberlangsungan tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran serta pergerakan harga energi, utamanya kenaikan harga minyak mentah, demikian dikutip dari Antara.

Sementara dari dalam negeri, Reydi menuturkan, lebih ke arah kekhawatiran kenaikan inflasi dan pergerakan nilai tukar (kurs) Rupiah.

"Investor cenderung defensif, terlihat dari rotasi ke saham energi dan komoditas serta mulai selektif di big caps,” kata Reydi dikutip dari Antara.

Sektor Saham

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mayoritas sektor saham melemah. Sektor saham transportasi turun 4,6% dan catat penurunan terbesar. Sektor saham energi terpangkas 2,75%, sektor saham industri tergelincir 1,20%, sektor saham consumer siklikal turun 0,45%, sektor saham, sektor saham keuangan turun 0,53%, sektor saham teknologi susut 1,31%, sektor saham infrastruktur merosot 0,46%.

Di sisi lain, sektor saham basic naik 0,43%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 1,48%, sektor saham kesehatan naik 0,62% dan sektor saham properti bertambah 0,49%

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya