Liputan6.com, Jakarta - Kesibukan masyarakat urban yang kian padat berdampak langsung pada manajemen urusan rumah tangga, termasuk mencuci pakaian. Menjawab tantangan tersebut, LG Electronics Indonesia resmi memperkenalkan jajaran mesin cuci terbaru yang mengedepankan efisiensi waktu, kapasitas besar, dan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI).
Head of Product Marketing Living Home Appliance Solution LG Electronics Indonesia, Ratih Nadiah, mengungkapkan bahwa saat ini konsumen, khususnya para ibu di Indonesia, tidak lagi mencari mesin cuci sekadar untuk membersihkan pakaian. Mereka membutuhkan solusi "All-in-One" yang mampu memangkas waktu dan tenaga di tengah tumpukan cucian yang kian beragam.
Advertisement
"Aktivitas kita makin banyak, kebutuhan mencuci pun meningkat. Banyak ibu meminta mesin cuci yang bisa membuat hidup lebih mudah. More knowledge, more time, more effort. Jika proses mencuci harus dilakukan berkali-kali karena kapasitas kecil, itu menjadi tidak efisien," ujar Ratih, Senin (30/3/2026) di Jakarta.
Salah satu terobosan utama yang diperkenalkan adalah LG TX Series, tepatnya seri TX2522ST5G . Bila sebelumnya kapasitas terbesar di kelas top loading berada di angka 19 kg, kini LG meningkatkannya menjadi 22 kg.
Namun, inovasi tidak berhenti pada ukuran. LG melakukan perombakan total pada sisi desain dengan konsep Human Centered Design. Ratih menjelaskan, LG memindahkan panel kontrol dari bagian depan ke bagian belakang. Perubahan ini bukan tanpa alasan.
"Postur tubuh orang Indonesia umumnya tidak terlalu tinggi. Dengan memindahkan panel ke belakang, jangkauan tangan ke dasar tabung menjadi lebih pendek. Ini sangat memudahkan konsumen mengambil pakaian di mesin cuci berkapasitas besar tanpa rasa sakit di bagian punggung atau pinggang," ia memaparkan.
Desain ini pun telah diakui secara internasional melalui penghargaan IF Design Award pada 2024.
Kecerdasan AI untuk Perawatan Pakaian
Sisi teknologi menjadi tulang punggung produk terbaru ini. Melalui teknologi AI DD (Direct Drive), mesin cuci LG tidak hanya mendeteksi berat cucian, tetapi juga mengenali tingkat kelembutan dan jenis bahan secara otomatis.
Inovasi tersebut diklaim mampu membuat pakaian lebih awet karena pencucian dilakukan dengan gerak drum yang disesuaikan.
Selain itu, fitur Turbo Wash hadir sebagai solusi bagi mereka yang memiliki waktu terbatas. Kombinasi Jet Spray, Turbo Drum, dan Power Motion mampu mempercepat proses pencucian hingga 19 menit lebih singkat tanpa mengurangi kualitas kebersihan.
Aspek higienitas yang menjadi fokus pasca-pandemi juga dijawab melalui fitur Steam Allergy Deep Care dan Stain Care. Teknologi ini diklaim mampu membasmi bakteri, debu, hingga bulu hewan peliharaan, sekaligus menghilangkan noda membandel dengan lebih efektif.
Solusi WashTower untuk Gaya Hidup Premium
Untuk kategori premium, LG memperkenalkan pembaruan pada LG WashTower. Perangkat ini memiliki desain One Body yang menyatukan mesin cuci (washer) dan pengering (dryer) secara vertikal untuk menghemat ruang kabinet.
Versi terbaru dengan model WT2520NHBA hadir dengan kapasitas monster, yakni washer 25 kg dan dryer 20 kg. Keunggulannya terletak pada Dual Inverter Heat Pump yang telah ditingkatkan.
Teknologi ini membuat pengeringan jauh lebih hemat energi, lebih merata, namun tetap lembut dalam merawat serat kain.
"Kami juga menyematkan fitur Smart Pairing dan Prepare to Dry. Jadi, saat proses mencuci hampir selesai, mesin pengering sudah mulai memanaskan diri secara otomatis. Konsumen tidak perlu menunggu lama lagi," ucap Ratih menjelaskan.
Seluruh lini produk ini juga telah terintegrasi dengan ekosistem LG ThinQ. Melalui koneksi Wi-Fi, pengguna dapat memonitor dan mengontrol mesin cuci dari jarak jauh melalui ponsel pintar, memberikan fleksibilitas total bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.