Konflik Timur Tengah Picu Minimnya Pasokan Energi Global, Di Inggris Harga BBM Naik Tajam

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 30 Maret 2026, 09:05 WIB
Konflik Timur Tengah Picu Minimnya Pasokan Energi Global, Di Inggris Harga BBM Naik Tajam
Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah memicu kenaikan serta minimnya pasokan energi secara global. Jalur vital perdagangan energi dunia, Selat Hormuz, dilaporkan hampir terhenti imbas serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026 lalu yang sekaligus memicu tekanan terhadap rantai pasok energi global. Situasi ini memperburuk distribusi minyak dan gas secara global. Situasi ini juga memicu kelangkaan serta kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai negara, salah satunya Inggris, yang mengalami kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan sebelum konflik. Saat ini, di Inggris, harga bensin kini menembus level di atas 1,5 paun per liter, atau sekitar 7,25 dolar AS per galon. Sementara, harga solar (diesel) melonjak hingga 1,77 paun per liter, atau sekitar 8,54 dolar AS per galon.
Pompa-pompa yang tidak digunakan untuk berbagai jenis bahan bakar terlihat di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di jalan A3, sebelah utara Guildford, Inggris selatan pada 29 Maret 2026. Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah memicu kenaikan serta minimnya pasokan energi secara global. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Jalur vital perdagangan energi dunia, Selat Hormuz, dilaporkan hampir terhenti imbas serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026 lalu yang sekaligus memicu tekanan terhadap rantai pasok energi global. Tampak dalam foto, papan informasi digital menampilkan harga terbaru untuk satu liter bensin dan solar di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Guildford, barat daya London, pada 29 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Situasi ini memperburuk distribusi minyak dan gas secara global. Tampak dalam foto, papan informasi digital menampilkan harga terbaru untuk satu liter bensin dan solar di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Guildford, barat daya London, pada 29 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Situasi ini juga memicu kelangkaan serta kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai negara, salah satunya Inggris, yang mengalami kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan sebelum konflik. Tampak dalam foto, para pengemudi mengantre di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Cobham, barat daya London pada 29 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)
Saat ini, di Inggris, harga bensin kini menembus level di atas 1,5 paun per liter, atau sekitar 7,25 dolar AS per galon. Sementara, harga solar (diesel) melonjak hingga 1,77 paun per liter, atau sekitar 8,54 dolar AS per galon. Tampak dalam foto, pompa-pompa yang tidak digunakan untuk berbagai jenis bahan bakar terlihat di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalan A3, sebelah utara Guildford di Inggris selatan pada 29 Maret 2026. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya