Manchester United Ngebet Ingin Jadikan Pelatih, Luis Enrique Malah Lirik Klub Tetangga

Sumber-sumber terpercaya telah memberikan petunjuk tentang di mana Luis Enrique akan melatih musim depan di tengah laporan ketertarikan Manchester United.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 30 Maret 2026, 00:01 WIB
Dalam pertandingan tersebut, Manchester United memastikan kemenangan 3-1 berkat gol pada babak kedua yang dicetak Casemiro, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko. (Martin Rickett/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United sering dikaitkan dengan Luis Enrique. Dia secara luas dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa, setelah memenangkan Liga Champions bersama Barcelona pada 2015 dan PSG tahun 2025. Kini, namanya telah dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Inggris dalam beberapa waktu terakhir.

Pelatih asal Spanyol ini disebut-sebut sebagai calon pengganti Michael Carrick. Pelatih MU tersebut saat ini terikat kontrak dengan Setan Merah hingga akhir musim 2025/26.

Kedatangan pelatih asal Inggris tersebut bertepatan dengan peningkatan performa juara Liga Inggris 20 kali tersebut. Sedangkan, untuk Enrique, akan selalu sulit untuk mengulangi musim yang sukses dengan meraih treble, setelah klub Paris tersebut memenangkan Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions musim lalu.

Musim ini, meskipun masih menjadi tim yang tangguh, performa PSG sedikit menurun, dengan Lens saat ini tertinggal satu poin di belakang mereka di liga utama Prancis. Jadi, mungkinkah perubahan lingkungan akan menggoda Enrique untuk pergi?

Seperti dilaporkan i Paper, sumber-sumber di Paris bersikeras bahwa pelatih Spanyol itu akan menandatangani kontrak baru di PSG, dengan kontraknya saat ini akan berlaku hingga 2027. Jajaran manajemen klub juga dikatakan sepenuhnya mendukung proyek jangka panjangnya.


Petinggi Klub Beda Pilihan

Tambahan tiga poin membuat Manchester United kembali ke peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Tampak dalam foto, pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Media tersebut juga melaporkan bahwa Enrique berada di urutan teratas daftar kandidat potensial untuk posisi pelatih United, tetapi Carrick tetap menjadi favorit pada tahap ini.

Namun, CEO United Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox tetap tertarik pada Enrique, sementara INEOS melihat Carrick sebagai pilihan yang lebih tepat.

Di sisi lain, Enrique dilaporkan sedang mengamati kubu biru Manchester City untuk melihat bagaimana perkembangan masa depan Pep Guardiola, mengingat kontrak pelatih City tersebut akan berakhir pada tahun 2027. Keduanya pernah bermain bersama di Barcelona dan memiliki hubungan yang dekat.


Ingin Melatih Klub Liga Inggris

Pelatih PSG, Luis Enrique, merayakan kemenangan di final Champions League melawan Inter Milan di Allianz Arena, Munich, Jerman, Sabtu, 31 Mei 2025. (AP Photo/Alexandra Beier)

Kemampuan Enrique berbahasa Inggris mungkin akan menjadi keuntungan besar bagi sang pelatih, yang sebelumnya pernah menyatakan keinginannya untuk melatih klub di negara itu.

Berbicara kepada Cadena Ser pada tahun 2023, ia pernah mengatakan: “Saya terutama mengikuti Liga Premier karena saya ingin bekerja di Inggris."

“Saya tidak akan pergi ke sembarang tim kecuali tim yang mampu melakukan hal-hal penting, yang sangat mengurangi jumlah pilihan. Saya tidak terlalu berharap, karena ada banyak kandidat.”


Konsistensi Penampilan Jadi Pertimbangan

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberikan uplaus setelah laga melawan West Ham United pada pekan ke-26 Premier League di London Stadium, Rabu (11/2/2026). (Adam Davy/PA via AP)

Di kubu MU, situasinya juga tidak kalah kompleks. Michael Carrick justru mampu menghadirkan stabilitas dalam periode krusial.

Manajemen klub, termasuk INEOS, disebut masih melihat Carrick sebagai opsi kuat. Konsistensi performa menjadi pertimbangan utama.

Meski begitu, nama Luis Enrique tetap berada di daftar teratas kandidat. CEO Omar Berrada dan Jason Wilcox disebut mengagumi kapasitasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya