Julian Alvarez Mahal, Ini 3 Alternatif yang Lebih Murah untuk Barcelona

Barcelona bidik pengganti Lewandowski dengan opsi murah selain Julian Alvarez, termasuk pemain Manchester City dan talenta muda potensial.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 Maret 2026, 21:54 WIB
Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, merayakan gol ketiga timnya dari titik penalti bersama rekan satu timnya dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Real Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, Sabtu (27/9/2025). (Oscar DEL POZO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona terus berupaya mencari penerus jangka panjang untuk Robert Lewandowski. Klub asal Catalunya itu menempatkan sektor penyerang sebagai prioritas utama untuk menjaga daya saing di level tertinggi. Incaran utamanya adalah Julian Alvarez.

Barcelona memang menjadikan Alvarez sebagai target ideal untuk memimpin lini depan di masa depan. Namun, realitas finansial membuat langkah tersebut jauh dari mudah untuk direalisasikan dalam waktu dekat.

Harga mahal dan posisi penting Alvarez di Atletico Madrid memperumit situasi. Barcelona bahkan diperkirakan harus mengeluarkan lebih dari €100 juta (sekitar Rp1,75 triliun) untuk membuka peluang transfer tersebut.


Fisnik Asllani, Proyek Jangka Menengah

Bek Bayer Leverkusen asal Burkina Faso #12, Edmond Tapsoba, dan penyerang Hoffenheim asal Jerman #11, Fisnik Asllani, berebut bola dalam pertandingan divisi satu Bundesliga Jerman antara Bayer 04 Leverkusen dan TSG 1899 Hoffenheim di Leverkusen, Jerman Barat, pada 23 Agustus 2025. (INA FASSBENDER/AFP)

Nama pertama yang masuk radar adalah Fisnik Asllani, penyerang berusia 23 tahun yang kini bermain untuk Hoffenheim. Musim ini, ia mencatat sembilan gol dan delapan assist dari 28 pertandingan di semua kompetisi.

Statistik tersebut memang belum mencerminkan level elite Barcelona secara langsung. Namun, konteks permainan di Hoffenheim yang tidak dominan penguasaan bola menjadi faktor penting dalam menilai potensinya.

Di bawah arahan Hansi Flick, Asllani dinilai bisa berkembang lebih pesat dalam sistem menyerang yang lebih terstruktur. Dengan estimasi harga €30 juta (sekitar Rp525 miliar), transfer ini tergolong risiko terukur.


Karl Etta Eyong, Investasi Masa Depan

Penyerang Levante, Karl Etta Eyong. (AFP/Oscar DEL POZO)

Alternatif lain adalah Karl Etta Eyong yang saat ini membela Levante. Pemain berusia 22 tahun itu mengoleksi 10 kontribusi gol musim ini, terdiri dari enam gol dan empat assist dalam 27 laga.

Eyong memang belum mencapai tahap matang sebagai penyerang utama. Namun, ruang perkembangan yang besar menjadi nilai tambah yang sesuai dengan kebutuhan Barcelona.

Dari sisi finansial, transfer ini cukup masuk akal untuk kondisi klub saat ini. Dengan nilai pasar sekitar €18 juta (sekitar Rp315 miliar) dan klausul rilis €30 juta (sekitar Rp525 miliar), Eyong menjadi opsi yang relatif terjangkau.


Omar Marmoush, Opsi Paling Siap

Pemain Manchester City Omar Marmoush merayakan gol yang dicetaknya pada laga semifinal Carabao Cup/Piala Liga Inggris antara Man City vs Newcastle di Manchester, Inggris, Rabu, 4 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Jika Barcelona menginginkan keseimbangan antara kualitas dan pengalaman, Omar Marmoush bisa menjadi pilihan paling realistis. Saat ini, ia bermain di Manchester City dan bersaing dengan Erling Haaland untuk mendapatkan menit bermain.

Situasi Marmoush mirip dengan Alvarez saat masih berada di Manchester City sebelum pindah. Minimnya kesempatan tampil reguler membuka peluang bagi klub lain untuk masuk dalam negosiasi.

Keunggulan Marmoush terletak pada fleksibilitas bermain di berbagai posisi lini depan. Dengan kisaran harga €50 juta (sekitar Rp875 miliar), ia menawarkan kualitas yang sudah teruji dengan biaya yang masih masuk akal dibanding Alvarez.

Sumber: Barca Universal


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya